Jatimhits.id (Surabaya) – Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Rabu (2/7/2025) mendapat perhatian serius dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur menanggung seluruh biaya pengobatan korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali.
“Korban yang ditemukan dalam keadaan hidup, tentu kita akan penuh dengan kebutuhan layanan kesehatannya. Jika mereka membutuhkan perawatan di rumah sakit, Pemprov Jawa Timur siap menanggung semuanya,” ujar Khofifah saat di Grahadi Surabaya, Kamis malam (3/7/2025)
Ia menjelaskan, Pemprov Jatim memiliki 14 rumah sakit yang siap menangani para korban, termasuk RSUD dr. Soebandi di Jember dan sejumlah rumah sakit lainnya yang berada di bawah naungan pemerintah provinsi Jawa Timur.
“Kami ingin menyampaikan bahwa semua akan menjadi tanggung jawab Pemprov jika para korban berkenan dirawat di rumah sakit milik Pemprov Jawa Timur,” tambahnya.
Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada tim gabungan yang terus melakukan pencarian terhadap para penumpang dan awak kapal (ABK) sesuai daftar manifes KMP Tuna Pratama Jaya.
“Mudah-mudahan seluruh korban bisa segera terselamatkan dalam keadaan selamat,” ujar Gubernur wanita pertama di Jatim ini.
Mantan Mensos ini juga mendoakan korban meninggal dan keluarga korban diberi ketabahan dan kesabaran atas musibah yang terjadi.
“Kepada korban yang meninggal dunia, semoga amal kebaikannya diterima Allah, khilafnya diampuni, dan diterima dalam keadaan husnul khotimah,” tutupnya. (DEA)

















