• Latest
  • Trending
  • All
Siap Cetak Tenaga Kerja Global, (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti Bersama Gubernur Khofifah  Lepas 3.600 Lulusan SMK/LPS ke Luar Negeri dan Luncurkan Program SMK 3+1

Siap Cetak Tenaga Kerja Global, (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti Bersama Gubernur Khofifah  Lepas 3.600 Lulusan SMK/LPS ke Luar Negeri dan Luncurkan Program SMK 3+1

May 21, 2026
Kolaborasi Unusa dan Kyoto Computer Gakuin (KCG) Jepang, Siap Kembangkan Pemanfaatan Teknologi AI di Lingkungan Kampus

Kolaborasi Unusa dan Kyoto Computer Gakuin (KCG) Jepang, Siap Kembangkan Pemanfaatan Teknologi AI di Lingkungan Kampus

May 19, 2026
Mentan Jamin Stok Beras Aman Sampai 11 Bulan ke Depan, Masyarakat Jangan Panik

Mentan Jamin Stok Beras Aman Sampai 11 Bulan ke Depan, Masyarakat Jangan Panik

May 18, 2026
59 Tahun Bulog Mengawal dan Manjaga Pangan,  Siap Menatap Masa Depan Kedaulatan Pangan di Tengah Krisis Global

59 Tahun Bulog Mengawal dan Manjaga Pangan,  Siap Menatap Masa Depan Kedaulatan Pangan di Tengah Krisis Global

May 18, 2026
Rawat Hubungan 7 Abad, Jatim dan Yaman Pererat Kerja Sama Strategis

Rawat Hubungan 7 Abad, Jatim dan Yaman Pererat Kerja Sama Strategis

May 18, 2026

May 18, 2026
Membludak! 156 Ribu Lebih Warga Gunakan Commuter Line Surabaya di Momen Libur Panjang

Membludak! 156 Ribu Lebih Warga Gunakan Commuter Line Surabaya di Momen Libur Panjang

May 18, 2026
Hak atas Rasa Aman dan Keadilan Dipertanyakan, Keluarga M Soleh Bertahan di Rumah Miring dan Retak

Hak atas Rasa Aman dan Keadilan Dipertanyakan, Keluarga M Soleh Bertahan di Rumah Miring dan Retak

May 18, 2026
Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendali Inflasinya, Bank Indonesia dan Pemerintah Resmikan GPIPS di Sidoarjo

Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendali Inflasinya, Bank Indonesia dan Pemerintah Resmikan GPIPS di Sidoarjo

May 14, 2026

Bukan Sekadar Seremoni, Peringatan Hardiknas 2026 Jadi Langkah Jatim Wujudkan Prestasi Pendidikan yang Gemilang

May 4, 2026
Tiga Supir Pelaku Pengeroyokan Polisi di SPBU Kenjeran Terancam Hukuman Berat

Tiga Supir Pelaku Pengeroyokan Polisi di SPBU Kenjeran Terancam Hukuman Berat

April 30, 2026
Prosesi Wisuda Unesa Periode 119 Kukuhkan 1.416 Wisudawan, Siap Hadapi Tantangan Teknologi Global

Prosesi Wisuda Unesa Periode 119 Kukuhkan 1.416 Wisudawan, Siap Hadapi Tantangan Teknologi Global

April 30, 2026
Polda Jatim Bongkar Modus Mafia di Jatim Akali Barcode SBPU dan Gunakan “Truk Helikopter” Timbun BBM Subsidi

Polda Jatim Bongkar Modus Mafia di Jatim Akali Barcode SBPU dan Gunakan “Truk Helikopter” Timbun BBM Subsidi

April 30, 2026
Thursday, May 21, 2026
No Result
View All Result
Jatim Hits
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv
Jatim Hits
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Siap Cetak Tenaga Kerja Global, (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti Bersama Gubernur Khofifah  Lepas 3.600 Lulusan SMK/LPS ke Luar Negeri dan Luncurkan Program SMK 3+1

by jatimhits
May 21, 2026
in Pendidikan
Siap Cetak Tenaga Kerja Global, (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti Bersama Gubernur Khofifah  Lepas 3.600 Lulusan SMK/LPS ke Luar Negeri dan Luncurkan Program SMK 3+1
Share on FacebookShare on Twitter

Jatimhits.id (Surabaya) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Gubernur Jawa Timur menghabiskan 3.000 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 600 lulusan lembaga pelatihan kerja (LPK) resmi dilepas untuk bekerja di luar negeri, yang di gelar di Gedung Islamic Center Surabaya Rabu (20/5/2026)

Selain melakukan peluncuran ini, juga dilakukan Peluncuran Program kelas untuk bekerja di luar negeri SMK 3+1, sebuah skema pendidikan yang dirancang untuk menyiapkan lulusan SMK lebih siap memasuki pasar kerja global.

Pada kesempatan ini Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, bahwa program ini merupakan tindak lanjut Arah Presiden agar lulusan pendidikan vokasi tidak hanya siap kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar tenaga kerja internasional.

Saat ini pemerintah tengah membangun paradigma baru pendidikan vokasi yang tidak hanya fokus pada kompetensi teknis, tetapi juga kesiapan menghadapi kebutuhan industri global yang terus berkembang.

IMG 20260521 201548
melepas 3.000 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 600 lulusan lembaga pelatihan kerja (LPK) resmi dilepas untuk bekerja di luar negeri ditandai dengan pemakaian jaket

“Lulusan SMK dan kursus untuk bekerja di luar negeri. Ada 3.000 lulusan SMK dan 600 lulusan kursus yang kita lepas untuk bekerja di beberapa negara,” ujar Abdul Mu’ti, Rabu (20/5/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program SMK 3+1, menjadi salah satu strategi utama dalam transformasi tersebut. Dalam skema ini, siswa menjalani pendidikan reguler selama tiga tahun di bangku SMK, kemudian mendapatkan tambahan satu tahun khusus untuk pembekalan kerja melalui kemitraan dengan perusahaan dan lembaga penyalur tenaga kerja, baik nasional maupun internasional.

“Peluncuran program kami, SMK 3+1 ini merupakan usaha kami untuk menyiapkan lulusan SMK agar dapat memasuki dunia kerja, baik di dalam maupun di luar negeri,” katanya.

Setelah melalui pendidikan reguler 3 tahun, nantinya para siswa tidak hanya memperoleh pelatihan teknis lanjutan, tetapi juga pengalaman adaptasi dunia kerja yang lebih konkret melalui program magang, pelatihan bahasa asing, hingga pemahaman budaya negara tujuan.

“Mereka bisa belajar dari SMK selama tiga tahun, kemudian menambah satu tahun untuk penyiapan masuk dunia kerja dengan kemitraan perusahaan dan juga kemitraan berbagai agensi, baik yang ada di dalam maupun yang ada di luar negeri,” tuturnya.

Dan pada program di Jawa Timur menjadi provinsi dengan peserta terbanyak secara nasional. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur 1734 pekerja migran alumni dan 3186 siswa dari 115 SMK Negeri maupun Swasta yang mengikuti program magang ke luar negeri ini.

IMG20260520112311
Para lulusan SMK yang siap bekerja di luar negeri

Daerah penyumbang peserta terbanyak berasal dari Kabupaten Tulungagung dengan 1.628 peserta dari 11 SMK. Disusul Madiun 431 peserta dari dua SMK, Sidoarjo 358 peserta dari 17 SMK, Kabupaten Pasuruan 329 peserta dari 8 SMK, Kota Malang 320 peserta dari 12 SMK, dan Kabupaten Tuban 314 peserta dari enam SMK.

Bidang kompetensi peserta meliputi teknik mesin, teknik listrik, farmasi, teknik komputer dan jaringan, tata boga, teknik sipil, serta agribisnis dan agroteknologi.

Sementara itu jumlah peserta yang lolos seleksi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan siap kerja sebanyak 1617 orang

Nantinya para peserta ini akan ditempatkan di 14 negara antara Jepang, Taiwan, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, Arab Saudi, Jerman, Turki, Dubai, dan Australia. Jepang menjadi tempat tujuan yang banyak diminati dengan jumlah 1216 peserta.

Selain itu calon pekerja migran juga dibekali pemahaman tentang budaya kerja, aturan hukum, hingga sistem sosial negara tujuan. Pemerintah ingin memastikan tenaga kerja Indonesia tidak hanya kompeten, namun juga mampu beradaptasi dengan lingkungan baru secara profesional.

“Dan mereka ini bekerja di sektor-sektor profesional dan juga telah memiliki kontrak dengan lembaga-lembaga resmi, sehingga insyaallah mereka akan dapat bekerja dengan sebaik-baiknya. Mereka memiliki kemampuan bahasa, memiliki kemampuan dan wawasan, serta kesiapan untuk memasuki negara di mana mereka berada,” katanya.

Dalam proses keberangkatan, pemerintah juga memberikan pendampingan administratif kepada peserta, termasuk pengurusan dokumen keimigrasian seperti paspor dan visa. Langkah ini dilakukan agar calon pekerja migran tidak terbebani masalah biaya maupun prosedur administrasi.

“Berbagai hal menyangkut kesiapan keimigrasian juga kita dampingi, sehingga mereka tidak ada kesulitan, termasuk kesulitan finansial ketika harus misalnya mengurus paspor, mengurus visa, dan kelengkapan dokumen untuk mereka berangkat,” ucap Abdul Mu’ti.

Ia memastikan program tersebut juga terlaksana melalui koordinasi lintas kementerian guna menjamin perlindungan pekerja migran Indonesia selama bekerja di luar negeri.

“Sudah ada MoU dengan Kementerian P2MI terkait dengan program-program yang kami laksanakan ini. Sehingga insyaallah mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik dan tidak ada permasalahan,” ujarnya.

Untuk memperkuat pelaksanaan program tersebut, pemerintah pusat juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp115 miliar untuk pengembangan SMK di seluruh Indonesia, termasuk Jawa Timur.

“Untuk SMK kami Rp115 miliar untuk seluruh Indonesia, Jawa Timur salah satunya,” ujar perwakilan Direktorat SMK. (Dsy)

 

Post Views: 4
Tags: Abdul Mu'tiDinas Pendidikan JatimKemendikdasmenMenteri Pendidikan Dasar dan MenengahPelajar SMK se JatimPeluncuran Program kelas untuk bekerja di luar negeri SMK 3+1Pemprov JatimGubernur Jawa Timur
Share196SendTweet123
jatimhits

jatimhits

Related Posts

Kolaborasi Unusa dan Kyoto Computer Gakuin (KCG) Jepang, Siap Kembangkan Pemanfaatan Teknologi AI di Lingkungan Kampus

Kolaborasi Unusa dan Kyoto Computer Gakuin (KCG) Jepang, Siap Kembangkan Pemanfaatan Teknologi AI di Lingkungan Kampus

by jatimhits
May 19, 2026
0

...

Prosesi Wisuda Unesa Periode 119 Kukuhkan 1.416 Wisudawan, Siap Hadapi Tantangan Teknologi Global

Prosesi Wisuda Unesa Periode 119 Kukuhkan 1.416 Wisudawan, Siap Hadapi Tantangan Teknologi Global

by jatimhits
April 30, 2026
0

...

UTBK-SNBT 2026 di Universitas Airlangga: 16.672 Peserta Bersaing di 22 Ruang Ujian

by jatimhits
April 28, 2026
0

...

Unair Cetak Rekor Lagi: 5 Pasangan Kaembar Lolos SNBP 2026

Unair Cetak Rekor Lagi: 5 Pasangan Kaembar Lolos SNBP 2026

by jatimhits
April 8, 2026
0

...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Perahu Penyeberangan Berpenumpang 50 Orang Hanyut di Sungai Brantas Jombang

Perahu Penyeberangan Berpenumpang 50 Orang Hanyut di Sungai Brantas Jombang

December 12, 2024
Asyik Ngobrol, Pemotor Tabrak Truk Mogok di Flyover Peterongan 1 Tewas 1 Luka

Asyik Ngobrol, Pemotor Tabrak Truk Mogok di Flyover Peterongan 1 Tewas 1 Luka

November 28, 2024
Tim Gabungan Buru Pelaku Penganiayaan di Mojosongo

Tim Gabungan Buru Pelaku Penganiayaan di Mojosongo

November 28, 2024
Turunkan covid -19 , BI Jatim beri bantuan

Bank Indonesia, BMPD dan IPEBI Jatim Sumbang Alat Terapi Oksigen ke RSUD DR. Soetomo

0
CEGAH KLUSTER KELUARGA, PEMKOT SURABAYA SIAPKAN RS DARURAT DI TIAP KELURAHAN

CEGAH KLUSTER KELUARGA, PEMKOT SURABAYA SIAPKAN RS DARURAT DI TIAP KELURAHAN

0
Busukan di Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Paket Sembako kepada Warga ‘Unregistered People’

Busukan di Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Paket Sembako kepada Warga ‘Unregistered People’

0
Siap Cetak Tenaga Kerja Global, (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti Bersama Gubernur Khofifah  Lepas 3.600 Lulusan SMK/LPS ke Luar Negeri dan Luncurkan Program SMK 3+1

Siap Cetak Tenaga Kerja Global, (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti Bersama Gubernur Khofifah  Lepas 3.600 Lulusan SMK/LPS ke Luar Negeri dan Luncurkan Program SMK 3+1

May 21, 2026
Kolaborasi Unusa dan Kyoto Computer Gakuin (KCG) Jepang, Siap Kembangkan Pemanfaatan Teknologi AI di Lingkungan Kampus

Kolaborasi Unusa dan Kyoto Computer Gakuin (KCG) Jepang, Siap Kembangkan Pemanfaatan Teknologi AI di Lingkungan Kampus

May 19, 2026
Mentan Jamin Stok Beras Aman Sampai 11 Bulan ke Depan, Masyarakat Jangan Panik

Mentan Jamin Stok Beras Aman Sampai 11 Bulan ke Depan, Masyarakat Jangan Panik

May 18, 2026
Jatim Hits

Copyright © 2021 Jatimhits.

Navigate Site

  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv

Copyright © 2021 Jatimhits.