• Latest
  • Trending
  • All
Kolaborasi Unusa dan Unicef bersama Pemprov Jatim Kenalkan Beras Fortifikasi Jadi Solusi Atasi Sunting Jawa Timur

Kolaborasi Unusa dan Unicef bersama Pemprov Jatim Kenalkan Beras Fortifikasi Jadi Solusi Atasi Sunting Jawa Timur

August 1, 2025
Khofifah Lepas 116 Kafilah Jatim ke MTQ XXXI, Target Juara Umum

Khofifah Lepas 116 Kafilah Jatim ke MTQ XXXI, Target Juara Umum

September 12, 2026
Bromo Terbakar Lagi, BPBD Jatim Kembali Kerahkan Helikopter Water Bombing 

Bromo Terbakar Lagi, BPBD Jatim Kembali Kerahkan Helikopter Water Bombing 

September 11, 2026
Kampanyekan Slow Jogging “Alons Kelakon” Kadispora Jatim Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Kampanyekan Slow Jogging “Alons Kelakon” Kadispora Jatim Ajak Masyarakat Hidup Sehat

September 2, 2026
AHY Sentil Kader Demokrat : Jangan Jadi Politisi Musiman, Datang Hanya Saat Pemilu !

AHY Sentil Kader Demokrat : Jangan Jadi Politisi Musiman, Datang Hanya Saat Pemilu !

September 2, 2026
Terpilih Aklamasi, Emil Dardak Resmi Kembali Pimpin Demokrat Jatim periode 2026–2031

Terpilih Aklamasi, Emil Dardak Resmi Kembali Pimpin Demokrat Jatim periode 2026–2031

August 30, 2026
Berebut Arah Kepemimpinan DPD Partai Demokrat Jatim, Musda dan Suara 38 DPC Kabupaten/Kota Jadi Penentu Utama 

Berebut Arah Kepemimpinan DPD Partai Demokrat Jatim, Musda dan Suara 38 DPC Kabupaten/Kota Jadi Penentu Utama 

August 28, 2026
GIIAS 2026 Dobrak Pasar Mobil Listrik Keluarga, BYD M6 Kenalkan Teknologi  Canggih EV & DM Mulai Rp 403 Juta

GIIAS 2026 Dobrak Pasar Mobil Listrik Keluarga, BYD M6 Kenalkan Teknologi  Canggih EV & DM Mulai Rp 403 Juta

August 28, 2026
Semarakkan HUT RI, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Sekaligus Serap Aspirasi Warga

Semarakkan HUT RI, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Sekaligus Serap Aspirasi Warga

August 23, 2026
Bank Indonesia Gelar KKI 2026: Dorong Lebih dari 1.800 UMKM Bangkit dan Berdaya Saing

Bank Indonesia Gelar KKI 2026: Dorong Lebih dari 1.800 UMKM Bangkit dan Berdaya Saing

August 23, 2026
Tancap Gas! Emil Dardak Siap Bertarung All Out di Musda VII Demokrat Jatim

Tancap Gas! Emil Dardak Siap Bertarung All Out di Musda VII Demokrat Jatim

August 23, 2026
Fendy Febianto Ahmad Mahasiswa Fakultas Tehnik Eletro Untag Surabaya Ciptakan Alarm Pintar Cegah Motor  Over Heat

Fendy Febianto Ahmad Mahasiswa Fakultas Tehnik Eletro Untag Surabaya Ciptakan Alarm Pintar Cegah Motor  Over Heat

August 22, 2026
Pasca-Karhutla Bromo Padam, Emil Dardak Tegaskan Pentingnya Pencegahan dan Kesiapan Pemadaman

Pasca-Karhutla Bromo Padam, Emil Dardak Tegaskan Pentingnya Pencegahan dan Kesiapan Pemadaman

August 21, 2026
Tuesday, September 15, 2026
No Result
View All Result
Jatim Hits
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv
Jatim Hits
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kolaborasi Unusa dan Unicef bersama Pemprov Jatim Kenalkan Beras Fortifikasi Jadi Solusi Atasi Sunting Jawa Timur

by jatimhits
August 1, 2025
in Pendidikan
Kolaborasi Unusa dan Unicef bersama Pemprov Jatim Kenalkan Beras Fortifikasi Jadi Solusi Atasi Sunting Jawa Timur

oplus_2

Share on FacebookShare on Twitter

Kolaborasi Unusa dan Unicef bersama Pemprov Jatim Kenalkan Beras Fortifikasi Jadi Solusi Atasi Sunting Jawa Timur

Jatimhits.id (Surabaya) –  Masalah gizi atau Triple burden of malnutrisi yaitu 3 masalah gizi yang biasanya dihadapi suatu negara secara bersamaan yaitu kekurangan gizi (termasuk stunting dan wasting), kekurangan zat gizi mikro (seperti anemia), dan kelebihan gizi (obesitas) tidak hanya di hadapi di Indonesia tetapi juga sering terjadi di negara-negara berkembang dan bahkan dapat ditemukan dalam satu keluarga. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan modifikasi bahan pangan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat.

Berbagai terobosan dilakukan untuk menurunkan kasus ini. Salah satunya  dengan modifikasi bahan pangan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat, seperti beras, tepung, garam dan minyak.

Oleh karena itu untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat Unusa melakukan kolaborasi strategi dengan UNICEF dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program Fortifikasi Pangan Berskala Besar (FPBB).

Salah satu langkah strategis yang dilakukan dalam kolaborasi tersebut, yakni peluncuran Program Fortifikasi Pangan Berskala Besar (FPBB) yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Pemprov Jatim Ady Karyono mewakili Gubernur Jawa Timur yang digelar di ruang Nusantara, Hotel JW Marriott Surabaya, Kamis, (31/6/2025).

Program FPBB bertujuan untuk meningkatkan kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat dengan menambahkan zat gizi penting ke dalam bahan makanan pokok seperti tepung terigu, minyak goreng dan garam. Inisiatif ini diharapkan mampu mencegah berbagai masalah kesehatan seperti anemia, gangguan pertumbuhan anak, hingga gangguan kognitif yang disebabkan oleh kekurangan gizi.

Program Fortifikasi Pangan Berskala Besar (FPBB) yang dilakukan saat ini adalah memodifikasi bahan pangan atau yang disebut fortifikasi bahan pangan yaitu beras. Beras adalah makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia.

IMG20250731103104
Bentuk kernel beras yang akan di campurkan dengan beras putih polos.

Dimana modifikasi yang dilakukan adalah mencampur atau mengoplos kernel beras dengan beras putih polos. Dimana di dalam kernel beras yang bentuknya mirip dengan butiran beras ini  mengandung Zink, Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin B3, Vitamin B6, Vitamin B9, Vitamin B12, Zat Besi.

Dimana untuk menghasilkan beras fortifikasi yang sudah memenuhi SNI 9372:2025 diperlukan campuran kernel beras sebanyak 1% dengan beras putih polos sebanyak 99%

Kandungan zat gizi dan mineral dalam Fortifikasi Beras  sangat bermanfaat untuk meningkatkan nilai gizi beras yang dapat mencegah defisiensi mikronutrien, selain itu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi terutama bagi anak-anak dan ibu hamil untuk mencegah penyakit akibat kekurangan gizi.

IMG20250731102111
Rektor Unusa Prof. Achmad Jazidie,

Menurut Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof. Achmad Jazidie, Unusa saat ini sangat komitmen mendukung peningkatan gizi masyarakat Indonesia. Dimana dengan melakukan program fortifikasi beras yang dilakukan saat ini sangat relevan karena beras merupakan makanan pokok masyarakat.

“Selama ini kita makan karbohidratnya banyak, gizinya sedikit. Kalau berasnya sendiri sudah mengandung vitamin dan mineral, otomatis asupan gizi jadi lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut Guru Besar Teknik Elektro, khususnya dalam bidang Robotika mengatakan bahwa dengan memodifikasi bahan pangan atau yang disebut fortifikasi bahan pangan ini merupakan salah satu langkah strategis yang cepat namun efektif untuk menyelesaikan masalah gizi terutama gizi kurang maupun kekurangan zat gizi mikro.

Sejak 2021 hingga saat ini, Unusa telah menjalin kemitraan  erat dengan UNICEF dan telah melakukan berbagai langkah konkret untuk mengatasi permasalahan kesehatan pada bayi hingga remaja di Jawa Timur, mulai dari stunting hingga obesitas. Pada 2024, Unusa bersama UNICEF memulai analisis situasi Fortifikasi Pangan Berskala Besar (FPBB) dan kali ini turut menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurut Prof Jazidie sebagai institusi akademik, Unusa tidak hanya terlibat dalam edukasi masyarakat, tetapi juga aktif dalam penelitian, monitoring dan evaluasi, serta peninjauan kebijakan terkait fortifikasi pangan di Jawa Timur

“Sehingga program yang dirancang ini diharapkan bisa menjadi solusi efektif untuk memenuhi kebutuhan zat gizi mikro masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap dengan edukasi yang tepat, masyarakat akan mengonsumsi beras fortifikasi secara luas tanpa harus mengubah pola makan.

“Kebiasaan tetap makan nasi bisa terus dilakukan, tapi kini dengan gizi yang cukup, lewat Beras Fortifikasi” kata Jazidie

IMG 20250731 WA0047
Kepala Unicef Wilayah Jawa, Tubagus Ari Rukmantara,

Sementara itu Kepala Unicef Wilayah Jawa, Tubagus Ari Rukmantara menilai Jawa Timur sebagai pionirdalam penerapan fortifikasi pangan sejak puluhan tahun lalu seperti garam beryodium hingga tepung terigu, semuanya dimulai dari Jawa Timur. Efektivitasnya luar biasa dan berdampak besar karena populasinya mencapai 41 juta.

“Jawa Timur memiliki populasi lebih dari 41 juta jiwa. Jika program fortifikasi beras dijalankan secara merata, dampaknya akan sangat besar,” jelas Tubagus.

Ia juga menggarisbawahi terkait efisiensi  biaya dari program fortifikasi ini, berdasarkan pengamatannya, fortifikasi beras hanya membutuhkan tambahan sekitar Rp 1.000 per kilogram,.
‘
‘Dengan biaya semurah itu namun dapat memberikan manfaat hingga 17 kali lipat dalam jangka panjang sehingga nantinya dapat menekan jumlah stunting,” ungkarnya.

Dengan pendekatan multisektor dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, fortifikasi beras diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengatasi stunting dan kekurangan gizi  tidak hanya di Jawa Timur tetapi di seluruh wilayah Indonesia

Lebih lanjut, Tubagus menilai bahwa nantinya program ini bisa menjadi model nasional bahkan internasional, dan bisa memberi efek jangka panjang hingga 2045 mendatang .

Ditempat yang sama Ady Karyono Sekretaris Daerah Pemprov Jatim, Provinsi Jawa Timur berkomitmen akan meningkatkan ketahanan pangan dan perbaikan gizi masyarakat melalui program fortifikasi pangan secara luas. Dan fortifikasi beras yang menjadi langkah strategis karena beras menjadi bahan makanan pokok sebagian besar masyarakat.

“Program ketahanan pangan dan gizi masyarakat menjadi prioritas utama sesuai dokumen perencanaan pembangunan. Setelah minyak goreng, garam, dan tepung terigu, komoditas selanjutnya yang akan difortifikasi adalah beras,” ujar Adhy Karyono.

Nantinya dengan terobosan baru mencampur kernel beras dengan beras putih polos ini dapat meningkatkan gizi masyarakat.

Dengan hadirnya Beras Fortifikasi yang bermanfaat untuk meningkatkan nilai gizi beras sehingga dapat mencegah defisiensi mikronutrien, selain itu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi terutama bagi anak-anak dan ibu hamil untuk mencegah penyakit akibat kekurangan gizi.

“Nantinya beras fortifikasi akan dimasukkan dalam program bantuan pangan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mendukung target penurunan angka stunting,” ujarnya. (Dsy)

Post Views: 198
Tags: Beras FortifikasiPemprov jatimUnicefUnusa
Share198SendTweet124
jatimhits

jatimhits

Related Posts

Perkuat Literasi Budaya Internasional dan Dorong Pencapaian SDGs, PKM Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Jalin Kerjasama Edukasi Budaya Bersama Kasetsart University Thailand

Perkuat Literasi Budaya Internasional dan Dorong Pencapaian SDGs, PKM Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Jalin Kerjasama Edukasi Budaya Bersama Kasetsart University Thailand

by jatimhits
August 7, 2026
0

...

Peminat Jalur Mandiri UNAIR 2026 Melonjak, Tembus 6.335 Pendaftar, Kuota Diterima Hanya 1.200 

Peminat Jalur Mandiri UNAIR 2026 Melonjak, Tembus 6.335 Pendaftar, Kuota Diterima Hanya 1.200 

by jatimhits
July 2, 2026
0

...

Melesat ke Peringkat 276 Dunia, Transformasi Berkelanjutan UNAIR Berbuah Manis

Melesat ke Peringkat 276 Dunia, Transformasi Berkelanjutan UNAIR Berbuah Manis

by jatimhits
June 30, 2026
0

...

Era Baru Diplomasi Pendidikan Global: Kolaborasi Unair-Pakistan Resmikan Kantor OIC-COMSTECH di Surabaya

Era Baru Diplomasi Pendidikan Global: Kolaborasi Unair-Pakistan Resmikan Kantor OIC-COMSTECH di Surabaya

by jatimhits
June 19, 2026
0

...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Perahu Penyeberangan Berpenumpang 50 Orang Hanyut di Sungai Brantas Jombang

Perahu Penyeberangan Berpenumpang 50 Orang Hanyut di Sungai Brantas Jombang

December 12, 2024
Asyik Ngobrol, Pemotor Tabrak Truk Mogok di Flyover Peterongan 1 Tewas 1 Luka

Asyik Ngobrol, Pemotor Tabrak Truk Mogok di Flyover Peterongan 1 Tewas 1 Luka

November 28, 2024
Tim Gabungan Buru Pelaku Penganiayaan di Mojosongo

Tim Gabungan Buru Pelaku Penganiayaan di Mojosongo

November 28, 2024
Turunkan covid -19 , BI Jatim beri bantuan

Bank Indonesia, BMPD dan IPEBI Jatim Sumbang Alat Terapi Oksigen ke RSUD DR. Soetomo

0
CEGAH KLUSTER KELUARGA, PEMKOT SURABAYA SIAPKAN RS DARURAT DI TIAP KELURAHAN

CEGAH KLUSTER KELUARGA, PEMKOT SURABAYA SIAPKAN RS DARURAT DI TIAP KELURAHAN

0
Busukan di Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Paket Sembako kepada Warga ‘Unregistered People’

Busukan di Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Paket Sembako kepada Warga ‘Unregistered People’

0
Khofifah Lepas 116 Kafilah Jatim ke MTQ XXXI, Target Juara Umum

Khofifah Lepas 116 Kafilah Jatim ke MTQ XXXI, Target Juara Umum

September 12, 2026
Bromo Terbakar Lagi, BPBD Jatim Kembali Kerahkan Helikopter Water Bombing 

Bromo Terbakar Lagi, BPBD Jatim Kembali Kerahkan Helikopter Water Bombing 

September 11, 2026
Kampanyekan Slow Jogging “Alons Kelakon” Kadispora Jatim Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Kampanyekan Slow Jogging “Alons Kelakon” Kadispora Jatim Ajak Masyarakat Hidup Sehat

September 2, 2026
Jatim Hits

Copyright © 2021 Jatimhits.

Navigate Site

  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv

Copyright © 2021 Jatimhits.