Jatimhits.id (Surabaya) — Sebanyak 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Jawa Timur resmi dikukuhkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (17/8/2026).

Para pemuda pilihan dari merupakan putra-putri terpilih yang berasal dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur ini mengemban peran penting untuk mengibarkan dan menurunkan bendera Sang Saka Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat provinsi.
Dimana setiap daerah mengirimkan dua wakil, masing-masing satu putra dan satu putri, yang telah melewati tahapan seleksi secara berjenjang.
Proses seleksi dimulai dari tingkat sekolah, kemudian berlanjut ke tingkat kabupaten/kota hingga seleksi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Mereka yang terpilih kemudian menjalani rangkaian pelatihan dan latihan untuk mempersiapkan diri menjalankan tugas pada momentum peringatan kemerdekaan.

Menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur Eddy Supriyanto mengatakan, seluruh anggota Paskibraka telah menjalani pemusatan latihan selama 12 hari.
Masa pelatihan tersebut difokuskan untuk membentuk kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, sekaligus kekompakan seluruh personel. Bagaimana menjalankan tugas Paskibraka, mulai dari prosesi pengibaran hingga penurunan Sang Merah Putih.
“Alhamdulillah semuanya sudah siap. Hari ini dikukuhkan oleh Ibu Gubernur, besok melaksanakan penaikan dan penurunan pada 17 Agustus,” kata Eddy saat ditemui wartawan di halaman Gedung Negara Grahadi, Minggu (16/8/2026).

Pengukuhan menjadi salah satu tahapan penting sebelum para anggota Paskibraka menjalankan tugas kenegaraan mereka. Setelah melewati proses seleksi yang panjang dan latihan intensif, 76 pelajar tersebut kini dipercaya mengemban tanggung jawab untuk menjadi bagian dari upacara peringatan kemerdekaan tingkat Provinsi Jawa Timur.
Dibalik jumlah tersebut, terdapat perjalanan panjang yang harus dilalui masing-masing anggota. Mereka tidak hanya dituntut memiliki kemampuan baris-berbaris, tetapi juga harus menunjukkan kedisiplinan, ketahanan fisik, sikap, serta kemampuan bekerja dalam waktu.

Untuk Paskibraka tingkat nasional, Jawa Timur mengirimkan tiga pasang calon Paskibraka untuk mengikuti proses seleksi di tingkat nasional. Dari tahapan tersebut, dua pelajar asal Jawa Timur berhasil terpilih untuk menjalankan tugas di tingkat nasional.
“Dari 3 pasang perwakilan yang dikirimkan, ada 2 pasang perwakilan putra dari Kabupaten Bojonegoro dan perwakilan putri dari Kabupaten Bondowoso terpilih menjadi bagian dari Paskibraka tingkat nasional,” kata Eddy Supriyanto.
Jawa Timur memastikan barisan pengibar Sang Merah Putih telah siap menjalankan amanah pada peringatan kemerdekaan, sekaligus membawa nama baik daerah masing-masing dalam salah satu seremoni kenegaraan paling penting setiap tahunnya
Keberhasilan tersebut melengkapi kiprah para pelajar Jawa Timur dalam rangkaian seleksi Paskibraka Nasional tahun ini. (Dsy)


























