Khofifah Lepas 116 Kafilah Jatim ke MTQ XXXI, Target Juara Umum
Jatimhits.id (Surabaya) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas langsung keberangkatan 116 kafilah Jawa Timur yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kota Semarang di Gedung Negara Grahadi, Jumat (11/9/2026).
Pada kesempatan ini Khofifah berpesan agar seluruh kafilah tidak sekadar memburu gelar juara umum, tetapi pada kesempatan ini juga meminta seluruh kafilah membawa misi lebih besar dengan menunjukkan prestasi sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.
“Jaga semua perform seperti yang tadi dibacakan ikrar untuk kafilah. Semua akan menjadi bagian penguat: juara umum tapi berkarakter, juara umum berakhlaqul karimah, juara umum tapi juga bisa membumikan Al-Qur’an,” kata Khofifah.
Menurutnya, target meraih posisi teratas harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter para peserta. Prestasi dalam kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan mengkaji Al-Qur’an tidak boleh berhenti pada capaian di atas panggung perlombaan.

Khofifah pun mengajak seluruh peserta, pembina, pelatih, pendamping, serta pihak yang terlibat dalam persiapan kafilah untuk menjaga kekompakan selama mengikuti rangkaian MTQ nasional.
“Kita bersama akan berangkat sebagai Kafilah Jawa Timur pada MTQ yang ke-31 di Semarang. Mudah-mudahan sehat, lancar, sukses, kompak, dan juara umum,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendampingi persiapan kafilah Jawa Timur.
“Semuanya, terima kasih. Yang membimbing, yang membina, yang melatih, yang mendampingi, yang berikhtiar sebagai Kafilah MTQ,” lanjut Khofifah.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian LPTQ Jawa Timur KH Abdul Hamid Abdullah mengatakan Jatim mengirimkan kekuatan penuh dalam MTQ Nasional 2026. Kontingen terdiri dari 34 officer, 18 pembina, 56 peserta yang terbagi atas 28 putra dan 28 putri, serta delapan pendamping.
Menurut Abdul Hamid, Jatim mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan, antara lain tilawah, qira’at Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an (MHQ), tafsir Al-Qur’an, dan Musabaqah Fahmil Qur’an. Selain kompetisi, Jatim juga ambil bagian dalam Pawai Ta’aruf dan pameran UMKM.
“Jawa Timur insyaallah berangkat dengan tim lengkap. Kami sudah berikhtiar secara lahir dan batin untuk meraih yang terbaik,” ujarnya.
Abdul Hamid menyebut Jatim memiliki modal pengalaman untuk mengejar gelar juara umum. Sebanyak 25 anggota kafilah tercatat pernah mengikuti ajang tingkat nasional, sementara sekitar 45 persen anggota kontingen memiliki pengalaman nasional.
Jatim sebelumnya dua kali meraih posisi juara umum, yakni pada MTQ Nasional XXIX di Banjarmasin dan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) 2023 di Jambi.
Persiapan spiritual juga dilakukan para peserta. Sejumlah hafiz dan hafizah yang mendapat insentif dari Pemprov Jatim dilibatkan dalam khatmil Qur’an selama 40 hari menjelang pelaksanaan MTQ.
“Insyaallah dengan pertolongan Allah, mereka bisa tampil lebih baik dan mendorong peserta lainnya untuk memberikan penampilan terbaik,” kata Abdul Hamid. (DSY)


























