• Latest
  • Trending
  • All
Presidium Penyelamat Organisasi dan MLB NU Buka Posko Pengaduan di Kediaman Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama

Presidium Penyelamat Organisasi dan MLB NU Buka Posko Pengaduan di Kediaman Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama

September 15, 2024
Dituduh “Prank” Donasi di Griya Lansia Malang, Founder BIP Tegaskan: Kami tidak pernah Membatalkan!

Dituduh “Prank” Donasi di Griya Lansia Malang, Founder BIP Tegaskan: Kami tidak pernah Membatalkan!

July 14, 2026
Sukses Pikat Pengunjung, Ciputra World Jadi Saksi Kreativitas Pameran Kopi dan Ekraf 2026

Sukses Pikat Pengunjung, Ciputra World Jadi Saksi Kreativitas Pameran Kopi dan Ekraf 2026

July 12, 2026
Kebijakan Berbasis Evidensi Dinilai Jadi Solusi Tepat Sasaran Pembangunan Daerah

Kebijakan Berbasis Evidensi Dinilai Jadi Solusi Tepat Sasaran Pembangunan Daerah

July 9, 2026
Geliat Ekonomi Kreatif Surabaya: Pameran Kopi 2026 Sukses Gairahkan Kawasan Kota Lama

Geliat Ekonomi Kreatif Surabaya: Pameran Kopi 2026 Sukses Gairahkan Kawasan Kota Lama

July 9, 2026
Mengintip Canggihnya Teknologi Cetak Masa Depan di Surabaya Printing Expo 2026, Siap Jadi Kiblat Inovasi Grafika Indonesia Timur

Mengintip Canggihnya Teknologi Cetak Masa Depan di Surabaya Printing Expo 2026, Siap Jadi Kiblat Inovasi Grafika Indonesia Timur

July 8, 2026
Sinergi Kopi dan Ekraf: Festival Inovasi Produk Wisata 2026 Sukses Sedot Perhatian di Surabaya

Sinergi Kopi dan Ekraf: Festival Inovasi Produk Wisata 2026 Sukses Sedot Perhatian di Surabaya

July 4, 2026
Krista Exhibitions Bakal Gelar SPE 2026 , Intip Deretan Teknologi Mutakhir Mesin Cetak Modern, Siap Percepat Transformasi Sektor Grafika

Krista Exhibitions Bakal Gelar SPE 2026 , Intip Deretan Teknologi Mutakhir Mesin Cetak Modern, Siap Percepat Transformasi Sektor Grafika

July 4, 2026
Libur sekolah, Daop 8 Surabaya Catat Kenaikan Penumpang hingga 21% atau Tembus 418.431 Orang

Libur sekolah, Daop 8 Surabaya Catat Kenaikan Penumpang hingga 21% atau Tembus 418.431 Orang

July 2, 2026
Peminat Jalur Mandiri UNAIR 2026 Melonjak, Tembus 6.335 Pendaftar, Kuota Diterima Hanya 1.200 

Peminat Jalur Mandiri UNAIR 2026 Melonjak, Tembus 6.335 Pendaftar, Kuota Diterima Hanya 1.200 

July 2, 2026
Allpack Surabaya Expo 2026 Resmi di Buka Gubernur Jatim Khofifah 

Allpack Surabaya Expo 2026 Resmi di Buka Gubernur Jatim Khofifah 

July 1, 2026
Polda Jatim Ungkap 195 Kasus Kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) Selama Juni 2026, Amankan 222 Tersangka

Polda Jatim Ungkap 195 Kasus Kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) Selama Juni 2026, Amankan 222 Tersangka

June 30, 2026
Melesat ke Peringkat 276 Dunia, Transformasi Berkelanjutan UNAIR Berbuah Manis

Melesat ke Peringkat 276 Dunia, Transformasi Berkelanjutan UNAIR Berbuah Manis

June 30, 2026
Friday, July 17, 2026
No Result
View All Result
Jatim Hits
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv
Jatim Hits
No Result
View All Result
Home Nusantara

Presidium Penyelamat Organisasi dan MLB NU Buka Posko Pengaduan di Kediaman Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama

by jatimhits
September 15, 2024
in Nusantara
Presidium Penyelamat Organisasi dan MLB NU Buka Posko Pengaduan di Kediaman Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama
Share on FacebookShare on Twitter

Jatimhits(JOMBANG)– Presidium penyelamat organisasi dan Muktamar Luar Biasa (MLB) Nahdlatul Ulama (NU) resmi mendirikan posko pengaduan di kediaman KH Abdussalam Shohib, cucu KH Bisri Syansuri salah satu pendiri NU, di Komplek Pondok Pesantren (PP) Mambaul Maarif Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Gus Salam sapan akrab KH Abdussalam Shohib merupakan pengasuh ponpes Mambaul Maarif sekaligus ketua presidum, menjelaskan alasan dibalik MLB NU.

IMG 20240915 WA0036
Ketua Presidium sekaligus Pengasuh PP Mambaul Ma’arif Denanyar, KH Abdussalam Shohib (Foto:Owo)

“Wacana MLB itu sebenarnya dari sebuah perjalanan panjang dan perenungan panjang dari situasi dalam memanajemen organisasi di PBNU. Jadi sebenarnya usulan-usulan MLB ini bahkan sudah ada sejak setengah tahun, katakan pasca dilantiknya PBNU muktamar Lampung. Waktu itu ada beberapa hal yang kontroversi dalam memanajer organisasi,” kata Gus Salam mengawali penjelasannya.

Pemikiran itu, lanjut Gus Salam tidak dilakukannya seorang diri melainkan bersama sama dengan puluhan kiai maupun tokoh muda NU beberapa waktu lalu yang berawal dari diskusi ringan.

“Kami sendiri itu berpikir MLB itu adalah jalan terakhir, karena memang kami menyadari efek dari MLB ini memang tidak mudah untuk diselesaikan, katakan recovery-nya akan butuh waktu. Maka saat itu kami masih berharap dengan kritik yang kami lakukan melalui media maupun kritik yang kami lakukan melalui beberapa pengurusan NU yang masih berkomunikasi dengan kami, itu bisa merubah minimal menjadi perbaikan di dalam tata kelola organisasi, tetapi, faktanya tidak,” bebernya.

“Semakin lama, semakin banyak hal-hal yang menjangkalkan. Seperti tidak adanya nalar kritis PBNU terhadap isu-isu sosial, keagamaan, maupun isu-isu yang berkaitan dengan penjagaan terhadap konstitusi,” ujar Gus Salam melanjutkan.

Tak cukup sampai disitu, berbagai intervensi kerap dilakukan PBNU seperti proses pemilihan di daerah, baik tingkat pengurus wilayah (PW) maupun pengurus cabang (PC) Nahdlatul Ulama.

“Kemudian intervensi-intervensi yang mereka lakukan terhadap proses-proses pemilihan di daerah-daerah, seperti di Jombang, Blitar, Banyuwangi hingga pemecatan ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar,” kata Gus Salam.

Apalagi, lanjut Gus Salam setelah dinamika piplres yang begitu nyata-nyata ada politisasi organisasi untuk mendukung salah satu paslon. Maka pihaknya berkesimpulan bahwa memang ini karakter dari oknum-oknum elit-elit PBNU di dalam menjalankan organisasi yang syarat dengan kepentingan pribadi.

“Bahkan dalam bahasa kasarnya banyak dari mereka yang menjadi makelar politik, NU hanya menjadi pijakan tujuan-tujuan mereka tanpa memperhatikan lagi etika maupun faksun berorganisasi,” ujarnya.

Meski ditolah oleh PBU dan jajaran dibawahnya, namun dikatakanb Gus Salam bahwa MLB NU itu akan terus berjalan yang rencananya akan digelar pada Oktober mendatang.

“Ya kita akan terus jalan. Saya kira penolakan itu dilihat dari modusnya, itu kan jelas ada sebuah desain, ada instruksi lah untuk pada struktur di bawah agar mengeluarkan flyer ataupun statement ataupun apapun yang menolak wacana ini,” ungkapnya.

Sedangkan terkait adanya upaya pembubaran jika MLB NU akan digelar, Gus Salam justru akan mengajak semua pihak tersebut untuk duduk Bersama dan mengaji.

“Bagi presidium penyelamat organisasi ini bahwa mlb itu ada aturannya di ADRT, dan ancaman atau intimidasi apapun yang dilakukan oleh pihak manapun akan disambut dengan terbuka, akan kita ajak mengaji,” pungkasnya.(Owo)

Post Views: 162
Tags: JombangNU
Share210SendTweet131
jatimhits

jatimhits

Related Posts

Keluarga Besar Warsubi Bagikan Zakat untuk Ribuan Abang Becak dan Sopir Angkot

Keluarga Besar Warsubi Bagikan Zakat untuk Ribuan Abang Becak dan Sopir Angkot

by jatimhits
March 15, 2025
0

...

Buka Porseni Tingkat Kabupaten, Kemenag Jombang Targetkan Juara Umum di Tingkat Provinsi

Buka Porseni Tingkat Kabupaten, Kemenag Jombang Targetkan Juara Umum di Tingkat Provinsi

by jatimhits
February 5, 2025
0

...

Tradisi Siraman Kembang Iringi Kenaikan Pangkat 68 Anggota Polres Jombang

Tradisi Siraman Kembang Iringi Kenaikan Pangkat 68 Anggota Polres Jombang

by jatimhits
January 7, 2025
0

...

Jelang Nataru Harga Daging Ayam, Telur dan Minyakita di PD Ploso Jombang Melambung Tinggi

Jelang Nataru Harga Daging Ayam, Telur dan Minyakita di PD Ploso Jombang Melambung Tinggi

by jatimhits
December 20, 2024
0

...

Jatim Hits

Copyright © 2021 Jatimhits.

Navigate Site

  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv

Copyright © 2021 Jatimhits.