Fendy Febianto Ahmad Mahasiswa Fakultas Tehnik Eletro Untag Surabaya Ciptakan Alarm Pintar Cegah Motor Over Heat
Jatimhits.id (Surabaya) – Hobi otomotif otak atik motor, akhirnya membuat endy Febianto Ahmad mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ciptakan alarm pintar cegah motor over head. Sistem deteksi dini suhu mesin berbasis Internet of Things (IoT).
Ide awal pembuatan alarm ini dikarenakan banyak pengendara motor terutama kaum wanita tidak mengerti kalau motornya kerap berdetak bukan karena kehabisan bensin tapi mengalami over heat. Selain itu ia menilai indikator suhu bawaan sepeda motor umumnya baru memberikan peringatan ketika suhu mesin sudah mencapai kondisi tertentu.
Oleh karena itu Mahasiswa Teknik Elektro ini tidak hanya merancang perangkat yang tidak sekedar membaca suhu mesin, tetapi juga mampu memberikan peringatan sebelum panas berlebih berkembang sehingga menjadi kerusakan serius.
“Saya berpikir bagaimana kita bisa mengecek suhu sebelum terjadi over heat. Jadi sebelum over heat kita sudah bisa mengetahui lebih dahulu kondisi suhu mesin,” ujar Fendy yang akan diwisuda pada Sabtu (22/8/2026).
Lebih lanjut Fendy menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkan menggunakan tiga sensor sekaligus, yakni PT100, termokopel, dan GY-906. Ketiganya digunakan untuk memperoleh pemantauan suhu yang lebih optimal.
Tak berhenti pada pembacaan suhu, Fendy juga memasang sistem peringatan dini. Ketika suhu memasuki kondisi berbahaya, pengendara akan mendapat tiga peringatan sekaligus melalui buzzer, tampilan status pada LCD, dan notifikasi melalui aplikasi IoT Blynk.
“Kalau sistem mendeteksi suhu over heat, early warning akan aktif. Ada tiga indikator, yaitu buzzer, status di LCD, dan notifikasi dari IoT Blynk,” jelasnya.
Dengan diciptakannya alat deteksi ini diharapkan dapat memberi waktu kepada pengendara untuk mengambil tindakan sebelum mesin benar-benar mengalami kerusakan. Sebab, panas berlebih yang dibiarkan dapat membuat mesin menggelitik, merusak komponen hingga menyebabkan mesin macet.
Bahkan untuk membuktikan inovasi yang diciptakan ini berhasil atau tidak, Fendy melakukan pengujian dengan menggunakan perangkat motor Honda PCX 150 miliknya. Motor tersebut digunakan setiap hari hingga suhu mesin meningkat untuk melihat respons sensor dan sistem peringatan yang dirancang.
“Dari pengujian PCX 150 yang saya rakit, saya bawa jalan sampai kondisi suhu sekitar 100 derajat dan indikator bawaan motor menyala,” katanya. (DSY)


























