BNPB Rilis Data Terbaru: Jumlah Korban Banjir di Sumatera Melonjak Drastis, 836 Orang Meninggal Dunia
Jatimhits.id (Jakarta) – Bencana di Aceh dan Sumatera meninggalkan duka yang teramat dalam. Selain meluluhlantakan ribuan tempat tinggal dan harta benda, bencana ini juga memakan banyak korban jiwa. Berdasarkan update dari BNPB bencana banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Bara, hingga Kamis sore (4/12/2025) pada pukul 16.00 WIB jumlah korban meninggal dunia mencapai 836 jiwa, 509 orang bilang hingga kini belum ditemukan.
Selain itu dampak bencana ini juga mengakibatkan 2700 orang mengalami luka-luka. 10.500 rumah warga di 51 kabupaten mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor. Kondisi ini membuat ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Hingga sore ini untuk jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 836 jiwa,” kata Abdul dalam konferensi pers yang digelar virtual, Kamis (4/12/2025)
Pada kesempatan ini Abdul menuturkan bahwa korban meninggal dunia paling banyak ditemukan pada hari ini (4/12/2025) di Provinsi Aceh sebanyak 48 korban akibat tertimbun tanah longsor. Sehingga jumlah data korban meninggal dunia di Provinsi Aceh bertambah menjadi 325 jiwa.
“Penambahan ini paling banyak atau operasi pencarian paling banyak menemukan jasad korban di Provinsi Aceh, hari ini sebanyak 48 korban sehingga total di Provinsi Aceh menjadi 325 kematian di dunia,” jelasnya.
Sementara di Sumatera Utara, BNPB menemukan 12 jenazah di Adiankoting dan enam jenazah di Sumatera Barat.
“Di Sumatera Utara, di lokasi pembukaan jalan di Adian Koting ditemukan 12 jasad sehingga Sumatera Utara jumlah korban meninggal dunia 311 jiwa dan untuk Sumbar bertambah 6 korban menjadi 200 jiwa meninggal dunia,” jelasnya.
Lalu, untuk korban hilang di Aceh, berdasarkan data masih ada 170 jiwa, di Sumatera Utara (Sumut) 127 jiwa dan di Sumatera Barat (Sumbar) ada 221 jiwa.
“Sumbar masih cukup banyak 221 jiwa sehingga total korban hilang di tiga provinsi yang masih dilakukan upaya pencarian sebanyak 518 jiwa,” ucap Abdul.
Lebih lanjut Abdul menegaskan bahwa tugas BNPB masih akan terus mencari korban yang hilang sampai batas waktu yang belum ditentukan. (Merah)
























