Cuaca Ekstrem : Angin Puting Terjang Bandara Juanda Terminal T1, Puluhan Kendaraan Rusak Tertimpa Pohon
Jatimhits.id (Sidoarjo) – Angin puting beliung menerjang areal Terminal 1 Bandara Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis Sore (8/1/2026).
Meski hanya berlangsung singkat sekitar lima menit, namun hempasan angin kencang tersebut memorak-porandakan sejumlah fasilitas bandara dan mengganggu operasional penerbangan.
Peristiwa ini mengakibatkan puluhan pohon tumbang, peralatan di terminal kargo porak-poranda, serta sejumlah kendaraan yang terparkir mengalami kerusakan parah.
Dampak terjangan angin kencang tersebut cukup signifikan. Kuatnya hembusan angin menyebabkan sejumlah peralatan untuk angkutan barang penumpang di terminal kargo terseret dan terguling. Selain itu, puluhan pohon di areal parkir Terminal 1 roboh menimpa beberapa kendaraan. Sebuah mobil berwarna merah terlihat ringsek akibat tertimpa pohon, dan sejumlah sepeda motor juga tidak luput dari kerusakan.
Menurut Jefri petugas parkir bandara yang saat itu melihat langsung bagaimana kekuatan angin puting beliungenerjang kawasan bandara.
“Peristiwa angin puting beliung terjadi cepat, pohon bertumbangan, kurang dari lima menit,” ungkap Jefri.
Meskipun demikian, operasional Bandara Juanda secara umum tetap berjalan normal. Angin puting beliung dilaporkan hanya berlangsung beberapa menit. Pihak bandara segera berkoordinasi dengan maskapai serta AirNav Indonesia untuk penyesuaian jadwal penerbangan yang terdampak. Akibat insiden ini, tercatat ada tiga penerbangan bahkan harus dialihkan sementara ke Bandara Ahmad Yani Semarang.
Menurut General Manager Bandara Internasional Juanda, M Tohir, timnya telah bergerak cepat untuk menangani pasca insiden ini.
“Saat ini tim kami telah melakukan penanganan dan pembersihan agar area dapat kembali normal dengan tetap mengutamakan keselamatan,” kata Tohir.
Bahkan pada kesempatan ini Manajemen Bandara Internasional Juanda juga mengimbau calon penumpang untuk memantau informasi terbaru mengenai status penerbangan mereka melalui maskapai masing-masing atau contact center 172.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait guna memonitor situasi cuaca dalam rangka menjaga keselamatan operasional dan kenyamanan penumpang. Informasi perkembangan akan kami sampaikan secara berkala,” tambah Tohir. (Rads)

















