Jatimhits.id (Surabaya) – Tak sekadar seremonial perayaan, momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan menjadi pijakan strategi bagi DPC PDIP Kota Surabaya untuk menabuh genderang konsolidasi dini menyongsong Pemilu 2029, dengan target menguasai perolehan kursi maksimal yaitu 15 kursi di DPRD Kota Surabaya.
Di Surabaya sendiri Acara Syukuran Peringatan HUT dipusatkan di Kantor Sekretariat DPC PDIP Surabaya dengan pemotongan tumpeng dan pembagian nasi kotak di sepanjang jalan Setail Surabaya, Sabtu (10/1/2026).

Selain itu peringatan HUT juga digelar serentak di 31 kecamatan se-Kota Surabaya dengan melibatkan kader, simpatisan, serta berbagai elemen masyarakat.
Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Purwadi, Syukuran HUT ke-53 PDI Perjuangan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa terima kasih atas perjalanan panjang partai dalam memperjuangkan aspirasi rakyat, berperan sebagai Wakil Ideologi Pancasila, serta menjaga komitmen terhadap nilai-nilai nasionalisme, kerakyatan, dan keadilan sosial. Momentum ini juga dimanfaatkan sebagai sarana refleksi dan evaluasi atas peran serta kontribusi kader partai di tengah masyarakat terutama Wong Cilik
“Peringatan HUT ini adalah upaya refleksi dan peneguhan bahwa PDI Perjuangan bukan sekadar partai politik, tetapi partai yang berideologi dan bersejarah. Ini untuk mengingatkan kader bahwa PDI Perjuangan bisa bertahan hingga hari ini karena pelembagaan, kepercayaan, dan keyakinan politik,” kata Purwadi.
Pada kesempatan ini Purwadi juga menyampaikan pesan-pesan perjuangan kepada seluruh kader, tentang pentingnya menjaga semangat gotong royong, kedisiplinan organisasi, serta loyalitas terhadap garis perjuangan partai sebagaimana diajarkan oleh para pendiri bangsa dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Selain itu, DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya berharap seluruh kader semakin solid, militan, dan dekat dengan rakyat. PDI Perjuangan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperjuangkan kepentingan wong cilik, serta mengawal pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kota Surabaya.
Lebih lanjut Purwadi mengatakan bahwa sejalan dengan peneguhan ideologi tersebut, jajaran pengurus hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) diminta segera melakukan konsolidasi organisasi dan penguatan basis massa.
“Kami berharap PAC segera memperkuat struktur, mengorganisir kader dan masyarakat, serta memastikan setiap kegiatan partai memiliki nilai elektoral,” kata Purwadi.
Pada kesempatan ini Purwadi juga menegaskan sikap PDI Perjuangan yang menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Menurutnya, PDI Perjuangan lahir dari semangat demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai pemegang hak tertinggi.
“PDI Perjuangan secara tegas menolak pilkada melalui DPRD. Pilkada dan pileg harus dipilih langsung oleh rakyat. Demokrasi yang diatur oleh elite tidak memberikan ruang partisipasi masyarakat,” katanya.
Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan Surabaya turut hadir berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas kebudayaan seperti ProMeg dan Garda Putih Soekarno, kelompok petinggi PDI Perjuangan, pelaku UMKM partai binaan, hingga pengemudi ojek dalam jaringan. DPC PDIP Surabaya juga membagikan paket makanan sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan dengan rakyat.
“PDI Perjuangan tidak boleh hanya berkutat di dalam struktur partai. Kita harus hadir dan bergerak bersama rakyat, memperjuangkan kesejahteraan serta nilai-nilai Pancasila. Gerak politik harus membangun, memberdayakan, dan menghargai pemilu,” kata Purwadi.
Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan di jalan Setail Surabaya menghadirkan berbagai elemen, masyarakat mulai dari komunitas kebudayaan seperti ProMeg dan Garda Putih Soekarno, kelompok senior PDI Perjuangan, pelaku UMKM binaan partai, hingga pengemudi ojek dalam jaringan. Selain itu pada peringatan HUT kali ini DPC PDIP Surabaya juga membagikan paket makanan di depan Kantor DPC PDI Perjuangan sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan dengan rakyat.
Acara juga diakhiri dengan nonton bareng pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat Puncak Acara HUT PDI Perjuangan di Jakarta. Dimana pidato Ketua Umum PDI Perjuangan ini sebagai bekal ideologis bagi kader dalam menyusun langkah politik menuju Pemilu 2029.(Dsy)


























