Jatimhits (SURABAYA)-Tim futsal Indonesia berhasil menyabet medali emas dalam ajang Asean University Games 2024, setelah berhasil menghempaskan tim futsal Malaysia dengan skor telak 4-1 di Stadion indoor Unesa Surabaya pada Minggu (30/06/24) sore.
Dewa Rizki dan kawan-kawan unggul cepat pada menit ke-3 , ketika sepakan keras first time Dewa Rizki hasil dari umpan set piece sepak pojok tak mampu dibendung oleh kiper Malaysia Muhammad Amin dan terjadi gol. Satu kosong untuk Indonesia .
Tertinggal satu nol , tim Malaysia berupaya membalas ketertinggalan hingga terjadi jual beli serangan, namun sayang Indonesia justru kembali unggul pada menit ke-11 lewat kaki Brandyca Piola yang mengarahkan bola ke mulut gawang saat menerima tendangan keras jarak jauh dari Dewa Rizki. Dua kosong untuk Indonesia.
Pada pertandingan ini sempat terjadi insiden keributan di lapangan pada menit ke-17 ketika pemain Indonesia Daffa Azzuri mendapatkan kartu merah dari wasit setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap pemain Malaysia di wilayah pertahanan Indonesia. Malaysiapun mendapat peluang emas setelah wasit memberikan tendangan pinalti untuk Malaysia atas pelanggaran tersebut. Untungnya penjaga gawang Muhammad Albagir bermain gemilang dan mampu menepis tendangan pinalti dari pemain Malaysia.
Pada menit ke-19 Malaysia kembali kebobolan, lewat skema serangan balik, dan kapten tim Indonesia Dewa Rizki berhasil menceploskan bola kedalam gawang Malaysia. Tiga kosong untuk Indonesia dan skor ini bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua , Malaysia melakukan strategi power play untuk mengejar defisit 3 gol dari Indonesia . Meski mendominasi serangan, namun Malaysia justru harus kecolongan oleh serangan balik mematikan Indonesia lewat gol yang diciptakan oleh Ramadhan Zidani di menit ke-34. Empat kosong untuk Indonesia.
Skema power play Malaysia baru berhasil menciptakan gol , lewat sepakan M.Syarifuddin di menit ke-38 yang berhasil memperdayai kiper Indonesia Muhammad Albagir. Skor 4-1 tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Atas pencapaian ini asisten pelatih futsal Indonesia Mohammad Tri Yoga mengaku bersyukur , karena prestasi ini menjadi capaian yang baik untuk kemajuan futsal Indonesia. Meski hanya ditingkat kejuaraan mahasiswa namun kemenangan ini menjadi tolak ukur futsal Indonesia di kancah Asia Tenggara maupun Asia.
“Syukur Alhamdulillah kita dapat emas capaian bukan hanya untuk Indonesia ya ,tapi juga untuk kemajuan futsal kita , kemarin saya briefing ke anak-anak kalau kita juara manfaatnya tuh jadi bagus untuk perfutsalan di Indonesia, karena di level Asia ada Thailand yang mungkin secara peringkat diatas kita ,sekarang kita meraih hasil ini, jadi tolak ukur yang bagus lah biarpun levelnya cuman sekedar mahasiswa” , terang Tri Yoga.
Mohammad Tri Yoga juga menjelaskan , kesuksesan Indonesia menaklukan Malaysia dua kali , yakni di babak penyisihan dan babak final tak luput dari upaya persiapan maksimal serta analisa dan evaluasi yang tepat terhadap tim lawan , sehingga pemain-pemain Indonesia mampu mengantisipasi kelebihan lawan.
” Ya mungkin persiapan sebelum bertanding ya, jadi masalah analisa apa yang harus kita lakukan, bukan hanya sekedar kita memulai pertandingan dan menguasai pertandingan, tapi kita mengevaluasi pertandingan kita sebelum melawan Malaysia, dan melakukan evaluasi pertandingan juga pada saat Malaysia melakukan pertandingan di babak semifinal . Kita mengantisipasi kemungkinan terburuk dan kelebihan apa yang dimiliki Malaysia yang bisa kita antisipasi”, jawabnya.
Sementara Muhammad Albagir penjaga gawang Indonesia juga bersyukur atas capaian emas di ajang Asean University Games 2024 yang baru pertama kali iya ikuti ini. Albagir berterima kasih kepada warga Surabaya yang hadir untuk memenuhi Gor Unesa yang membuat pemain Indonesia bersemangat untuk memenangkan babak Final dan meraih Emas.
“Alhamdulillah ya dengan segala keterbatasan Indonesia (kita) bisa jadi juara di AUG 2024 futsal kali ini ,suatu kebanggaan juga bisa main dengan teman-teman disini , terimakasih juga khususnya buat warga Surabaya yang sudah hadir di GOR nggak nyangka bisa full terima kasih”, pungkas Albagir. (Why)


























