• Latest
  • Trending
  • All
Menjaga Bakti, Menghidupkan Rezeki: Potret Tradisi Nyekar yang Masih Kokoh di Era Modern

Menjaga Bakti, Menghidupkan Rezeki: Potret Tradisi Nyekar yang Masih Kokoh di Era Modern

February 23, 2026
Wujud Kepedulian Sesama, Majelis Ar-Rohimin Surabaya Sembelih 41 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H

Wujud Kepedulian Sesama, Majelis Ar-Rohimin Surabaya Sembelih 41 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H

May 29, 2026
SNBT 2026 Super Ketat, Unair Hanya Terima 2.771 Mahasiswa Baru dari 69.620 Pendaftar

SNBT 2026 Super Ketat, Unair Hanya Terima 2.771 Mahasiswa Baru dari 69.620 Pendaftar

May 26, 2026
Siap Cetak Tenaga Kerja Global, (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti Bersama Gubernur Khofifah  Lepas 3.600 Lulusan SMK/LPS ke Luar Negeri dan Luncurkan Program SMK 3+1

Siap Cetak Tenaga Kerja Global, (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti Bersama Gubernur Khofifah  Lepas 3.600 Lulusan SMK/LPS ke Luar Negeri dan Luncurkan Program SMK 3+1

May 21, 2026
Kolaborasi Unusa dan Kyoto Computer Gakuin (KCG) Jepang, Siap Kembangkan Pemanfaatan Teknologi AI di Lingkungan Kampus

Kolaborasi Unusa dan Kyoto Computer Gakuin (KCG) Jepang, Siap Kembangkan Pemanfaatan Teknologi AI di Lingkungan Kampus

May 19, 2026
Mentan Jamin Stok Beras Aman Sampai 11 Bulan ke Depan, Masyarakat Jangan Panik

Mentan Jamin Stok Beras Aman Sampai 11 Bulan ke Depan, Masyarakat Jangan Panik

May 18, 2026
59 Tahun Bulog Mengawal dan Manjaga Pangan,  Siap Menatap Masa Depan Kedaulatan Pangan di Tengah Krisis Global

59 Tahun Bulog Mengawal dan Manjaga Pangan,  Siap Menatap Masa Depan Kedaulatan Pangan di Tengah Krisis Global

May 18, 2026
Rawat Hubungan 7 Abad, Jatim dan Yaman Pererat Kerja Sama Strategis

Rawat Hubungan 7 Abad, Jatim dan Yaman Pererat Kerja Sama Strategis

May 18, 2026

May 18, 2026
Membludak! 156 Ribu Lebih Warga Gunakan Commuter Line Surabaya di Momen Libur Panjang

Membludak! 156 Ribu Lebih Warga Gunakan Commuter Line Surabaya di Momen Libur Panjang

May 18, 2026
Hak atas Rasa Aman dan Keadilan Dipertanyakan, Keluarga M Soleh Bertahan di Rumah Miring dan Retak

Hak atas Rasa Aman dan Keadilan Dipertanyakan, Keluarga M Soleh Bertahan di Rumah Miring dan Retak

May 18, 2026
Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendali Inflasinya, Bank Indonesia dan Pemerintah Resmikan GPIPS di Sidoarjo

Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendali Inflasinya, Bank Indonesia dan Pemerintah Resmikan GPIPS di Sidoarjo

May 14, 2026

Bukan Sekadar Seremoni, Peringatan Hardiknas 2026 Jadi Langkah Jatim Wujudkan Prestasi Pendidikan yang Gemilang

May 4, 2026
Friday, May 29, 2026
No Result
View All Result
Jatim Hits
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv
Jatim Hits
No Result
View All Result
Home Etalase

Menjaga Bakti, Menghidupkan Rezeki: Potret Tradisi Nyekar yang Masih Kokoh di Era Modern

by jatimhits
February 23, 2026
in Etalase
Menjaga Bakti, Menghidupkan Rezeki: Potret Tradisi Nyekar yang Masih Kokoh di Era Modern

Tradisi nyekar atau ziarah kubur menjelang Ramadhan bersama keluarga

Share on FacebookShare on Twitter

Jatimhits.is ( Surabaya) – Di tengah gempuran gaya hidup digital dan modernisasi yang serba cepat, pemandangan berbeda tampak di salah satu sudut Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Surabaya sepekan menjelang Ramadhan 2026.

Aroma wangi bunga setaman mulai menyeruak di sepanjang gerbang Tempat Pemakaman Umum (TPU) di salah satunya TPU Asem jajar Surabaya sepekan menjelang Ramadhan 2026.

Ribuan masyarakat tumpah ruah membawa air mawar dan keranjang bunga, menjaga sebuah tradisi yang telah mengakar kuat dalam denyut nadi budaya Indonesia: “Nyekar”

Ribuan orang masih setia bersimpuh di samping pusara, memimpin kepala dalam doa, sambil jemari mereka perlahan membersihkan nisan yang berdebu. ​Inilah potret Nyekar, sebuah tradisi “kirim doa” yang membuktikan bahwa bakti kepada leluhur tidak mengenal batas zaman.

Bakti yang Tak Terhalang Teknologi
Bagi sebagian besar masyarakat, mengunjungi makam orang tua dan leluhur sebelum puasa adalah kewajiban moral.

Aris (32), salah satu pekerja di sektor teknologi di Malang, mengatakan bahwa nyekar adalah momen “pulang” yang paling hakiki. Meski kini ziarah bisa dilakukan secara virtual atau melalui jasa titip doa, Aris memilih untuk hadir secara fisik.

​”Teknologi bisa memudahkan komunikasi, tapi tidak bisa menggantikan sentuhan tangan saat menyiram air mawar ke makam Ayah,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Siti (45) yang datang ke makam keluarga bersama sanak saudaranya.

“Ada rasa yang hilang jika tidak datang ke sini sebelum Ramadhan. Mumpung hari libur juga bisa berangkat bersama keluarga,” ujar wanita yang sehari hari tinggal di gresik

Tradisi ini melintasi batas generasi, di mana anak muda hingga lansia terlihat bersama-sama membersihkan nisan dan menaburkan bunga. ​Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai-nilai spiritualitas masyarakat tetap terjaga meski berada di tengah gempuran modernitas.

​Menghidupkan Rezeki di Pintu Makam

Dibalik nisan-nisan bisu itu, dan keteguhan masyarakat dalam menjaga bakti, geliat ekonomi justru sedang kencang-kencangnya bersuara. Tradisi nyekar bukan sekadar ritual, melainkan katup penyelamat bagi ekonomi kerakyatan di sekitar area pemakaman.

Di sekitar area pemakaman, roda ekonomi bergerak terlihat jauh lebih cepat dari hari biasanya. Salah satunya Tutik (70) padagang bunga dadakan di depan pintu makam.

IMG20260217151116
Tutik (70) pedagang bunga di depan TPU Asem jajar Surabaya sedang melayani pembeli bunga

“Seminggu menjelang Ramadhan tahun ini sudah mulai ramai, mungkin banyak hari libur. Jadi mereka tidak datang ‘ grudukan’ pas sore hari menjelang puasa,” ujar wanita yang sudah berjualan bunga sejak tahun 1984

Meski harga kulakan bunga seperti mawar, kenanga, gading dan melati mahal. Ia tidak bisa menaikkan harga jual ke pembeli. Ia hanya mematok 2 harga yaitu Rp 5000 dan Rp 10.000 per kresek yang berisi bunga mawar kenanga, pacar banyu dan potongan daun pandan.

IMG20260217151914
Bunga untuk ziarah kubur yang terdiri dari bunga mawar, kenanga, pacar banyu, dan daun pandan ini dijual per kresek Rp 5000 dan Rp 10.000

” Kulakan bunganya mahal tapi tidak bisa jual mahal. Saya jualnya 5000 dan 10.000 rupiah per kresek. Disyukuri aja mbak. Alhamdulillah ada kenaikan omset sekitar 200-300% dibandingkan jualan di hari biasa,” ujar wanita asli Surabaya

Selain penjual bunga dadakan yang mendapatkan berkah rejeki, terlihat para remaja hingga warga sekitar juga mendapatkan penghasilan tambahan dengan menawarkan jasa membersihkan makam, mencabut rumput dan mengecat ulang nisan.

​Tidak ketinggalan sektor parkir dan kuliner juga mendapatkan berkah, terlihat lahan parkir yang penuh sesak hingga pedagang makanan kaki lima di sekitar TPU turut serta kecipratan berkah dari terjadinya peziarah.

​”Nyekar adalah momen di mana doa dari peziarah bertemu dengan rezeki bagi kami. Ini adalah subsidi silang budaya yang sangat nyata,” ungkap Pak Rohman, salah satu warga yang menjadi juru parkir dadakan.

Jadi nyekar adalah bukti nyata bagaimana tradisi menjaga keberlangsungan hidup. Bakti para peziarah kepada mereka yang telah tiada, secara tidak langsung memberi penghidupan bagi mereka yang masih berjuang di dunia.

Nyekar adalah wujud nyata dari ekonomi gotong royong yang berbasis budaya. Selama bakti kepada orang tua tetap dijunjung tinggi, maka rezeki bagi para pedagang kecil di sekitar makam akan terus mengalir.

​Di era modern ini, nyekar tetap kokoh bukan hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi sebagai pengingat bahwa akar budaya yang kuat adalah fondasi yang mampu menggerakkan roda ekonomi yang paling jujur​​dan menyentuh hati. (Dsy)

Post Views: 91
Tags: jelang puasa RamadhannyekarTradisi masyarakatziarah kubur
Share198SendTweet124
jatimhits

jatimhits

Related Posts

Wujud Kepedulian Sesama, Majelis Ar-Rohimin Surabaya Sembelih 41 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H

Wujud Kepedulian Sesama, Majelis Ar-Rohimin Surabaya Sembelih 41 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H

by jatimhits
May 29, 2026
0

...

by jatimhits
May 18, 2026
0

...

Bulan Suci Ramadhan, Bradpitt Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Mojoagung

Bulan Suci Ramadhan, Bradpitt Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Mojoagung

by jatimhits
March 22, 2025
0

...

Ramadhan, Ditintelkam Polda Jatim Berbagi Untuk Ratusan Anak Yatim Piatu

Ramadhan, Ditintelkam Polda Jatim Berbagi Untuk Ratusan Anak Yatim Piatu

by jatimhits
March 10, 2025
0

...

Jatim Hits

Copyright © 2021 Jatimhits.

Navigate Site

  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv

Copyright © 2021 Jatimhits.