• Latest
  • Trending
  • All
Menjaga Bakti, Menghidupkan Rezeki: Potret Tradisi Nyekar yang Masih Kokoh di Era Modern

Menjaga Bakti, Menghidupkan Rezeki: Potret Tradisi Nyekar yang Masih Kokoh di Era Modern

February 23, 2026
Perkuat Kedaulatan Rupiah di 3 Pulau Sumenep, KPwBI Bersama TNI AL Gelar Espedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Jatim 2026 dengan KRI Terapang

Perkuat Kedaulatan Rupiah di 3 Pulau Sumenep, KPwBI Bersama TNI AL Gelar Espedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Jatim 2026 dengan KRI Terapang

August 10, 2026
Perkuat Literasi Budaya Internasional dan Dorong Pencapaian SDGs, PKM Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Jalin Kerjasama Edukasi Budaya Bersama Kasetsart University Thailand

Perkuat Literasi Budaya Internasional dan Dorong Pencapaian SDGs, PKM Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Jalin Kerjasama Edukasi Budaya Bersama Kasetsart University Thailand

August 7, 2026
Bawa Misi Kebangsaan Menjaga NKRI, Khofifah Resmi Lepas 1.537 Kontingen ke Jamnas XII

Bawa Misi Kebangsaan Menjaga NKRI, Khofifah Resmi Lepas 1.537 Kontingen ke Jamnas XII

August 7, 2026
Demokrat Jatim Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, Struktur Partai hingga Anak Ranting Jadi Prioritas

Demokrat Jatim Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, Struktur Partai hingga Anak Ranting Jadi Prioritas

August 7, 2026
Khofifah Ingatkan Agar Masyarakat Agar mengibarkan Bendera Merah Putih Selama Bulan Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

Khofifah Ingatkan Agar Masyarakat Agar mengibarkan Bendera Merah Putih Selama Bulan Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

August 6, 2026
Buka Ruang Dialog, ESDM Jatim Tekankan Pentingnya Izin Legal dan Tata Kelola Berkelanjutan Bagi Pengusaha Tambang

Buka Ruang Dialog, ESDM Jatim Tekankan Pentingnya Izin Legal dan Tata Kelola Berkelanjutan Bagi Pengusaha Tambang

August 2, 2026
Fikri Gunadi Ungkap Rahasia Kenikmatan Cita Rasa Secangkir Kopi di Java Coffee and Flavors Festival 2026

Fikri Gunadi Ungkap Rahasia Kenikmatan Cita Rasa Secangkir Kopi di Java Coffee and Flavors Festival 2026

July 20, 2026
Business Matching JCFF 2026 Pikat Buyer Mancanegara, Kopi Nusantara Siap Perluas Pasar Ekspor

Business Matching JCFF 2026 Pikat Buyer Mancanegara, Kopi Nusantara Siap Perluas Pasar Ekspor

July 20, 2026
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya Bakal Jadi Venue Ajang Piala Presiden 2026

Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya Bakal Jadi Venue Ajang Piala Presiden 2026

July 20, 2026
Lewat Java Coffee and Flavors Fest (JCFF) 2026, BI Jatim Angkat Potensi Kopi Nusantara

Lewat Java Coffee and Flavors Fest (JCFF) 2026, BI Jatim Angkat Potensi Kopi Nusantara

July 20, 2026
Dituduh “Prank” Donasi di Griya Lansia Malang, Founder BIP Tegaskan: Kami tidak pernah Membatalkan!

Dituduh “Prank” Donasi di Griya Lansia Malang, Founder BIP Tegaskan: Kami tidak pernah Membatalkan!

July 14, 2026
Sukses Pikat Pengunjung, Ciputra World Jadi Saksi Kreativitas Pameran Kopi dan Ekraf 2026

Sukses Pikat Pengunjung, Ciputra World Jadi Saksi Kreativitas Pameran Kopi dan Ekraf 2026

July 12, 2026
Monday, August 10, 2026
No Result
View All Result
Jatim Hits
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv
Jatim Hits
No Result
View All Result
Home Etalase

Menjaga Bakti, Menghidupkan Rezeki: Potret Tradisi Nyekar yang Masih Kokoh di Era Modern

by jatimhits
February 23, 2026
in Etalase
Menjaga Bakti, Menghidupkan Rezeki: Potret Tradisi Nyekar yang Masih Kokoh di Era Modern

Tradisi nyekar atau ziarah kubur menjelang Ramadhan bersama keluarga

Share on FacebookShare on Twitter

Jatimhits.is ( Surabaya) – Di tengah gempuran gaya hidup digital dan modernisasi yang serba cepat, pemandangan berbeda tampak di salah satu sudut Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Surabaya sepekan menjelang Ramadhan 2026.

Aroma wangi bunga setaman mulai menyeruak di sepanjang gerbang Tempat Pemakaman Umum (TPU) di salah satunya TPU Asem jajar Surabaya sepekan menjelang Ramadhan 2026.

Ribuan masyarakat tumpah ruah membawa air mawar dan keranjang bunga, menjaga sebuah tradisi yang telah mengakar kuat dalam denyut nadi budaya Indonesia: “Nyekar”

Ribuan orang masih setia bersimpuh di samping pusara, memimpin kepala dalam doa, sambil jemari mereka perlahan membersihkan nisan yang berdebu. ​Inilah potret Nyekar, sebuah tradisi “kirim doa” yang membuktikan bahwa bakti kepada leluhur tidak mengenal batas zaman.

Bakti yang Tak Terhalang Teknologi
Bagi sebagian besar masyarakat, mengunjungi makam orang tua dan leluhur sebelum puasa adalah kewajiban moral.

Aris (32), salah satu pekerja di sektor teknologi di Malang, mengatakan bahwa nyekar adalah momen “pulang” yang paling hakiki. Meski kini ziarah bisa dilakukan secara virtual atau melalui jasa titip doa, Aris memilih untuk hadir secara fisik.

​”Teknologi bisa memudahkan komunikasi, tapi tidak bisa menggantikan sentuhan tangan saat menyiram air mawar ke makam Ayah,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Siti (45) yang datang ke makam keluarga bersama sanak saudaranya.

“Ada rasa yang hilang jika tidak datang ke sini sebelum Ramadhan. Mumpung hari libur juga bisa berangkat bersama keluarga,” ujar wanita yang sehari hari tinggal di gresik

Tradisi ini melintasi batas generasi, di mana anak muda hingga lansia terlihat bersama-sama membersihkan nisan dan menaburkan bunga. ​Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai-nilai spiritualitas masyarakat tetap terjaga meski berada di tengah gempuran modernitas.

​Menghidupkan Rezeki di Pintu Makam

Dibalik nisan-nisan bisu itu, dan keteguhan masyarakat dalam menjaga bakti, geliat ekonomi justru sedang kencang-kencangnya bersuara. Tradisi nyekar bukan sekadar ritual, melainkan katup penyelamat bagi ekonomi kerakyatan di sekitar area pemakaman.

Di sekitar area pemakaman, roda ekonomi bergerak terlihat jauh lebih cepat dari hari biasanya. Salah satunya Tutik (70) padagang bunga dadakan di depan pintu makam.

IMG20260217151116
Tutik (70) pedagang bunga di depan TPU Asem jajar Surabaya sedang melayani pembeli bunga

“Seminggu menjelang Ramadhan tahun ini sudah mulai ramai, mungkin banyak hari libur. Jadi mereka tidak datang ‘ grudukan’ pas sore hari menjelang puasa,” ujar wanita yang sudah berjualan bunga sejak tahun 1984

Meski harga kulakan bunga seperti mawar, kenanga, gading dan melati mahal. Ia tidak bisa menaikkan harga jual ke pembeli. Ia hanya mematok 2 harga yaitu Rp 5000 dan Rp 10.000 per kresek yang berisi bunga mawar kenanga, pacar banyu dan potongan daun pandan.

IMG20260217151914
Bunga untuk ziarah kubur yang terdiri dari bunga mawar, kenanga, pacar banyu, dan daun pandan ini dijual per kresek Rp 5000 dan Rp 10.000

” Kulakan bunganya mahal tapi tidak bisa jual mahal. Saya jualnya 5000 dan 10.000 rupiah per kresek. Disyukuri aja mbak. Alhamdulillah ada kenaikan omset sekitar 200-300% dibandingkan jualan di hari biasa,” ujar wanita asli Surabaya

Selain penjual bunga dadakan yang mendapatkan berkah rejeki, terlihat para remaja hingga warga sekitar juga mendapatkan penghasilan tambahan dengan menawarkan jasa membersihkan makam, mencabut rumput dan mengecat ulang nisan.

​Tidak ketinggalan sektor parkir dan kuliner juga mendapatkan berkah, terlihat lahan parkir yang penuh sesak hingga pedagang makanan kaki lima di sekitar TPU turut serta kecipratan berkah dari terjadinya peziarah.

​”Nyekar adalah momen di mana doa dari peziarah bertemu dengan rezeki bagi kami. Ini adalah subsidi silang budaya yang sangat nyata,” ungkap Pak Rohman, salah satu warga yang menjadi juru parkir dadakan.

Jadi nyekar adalah bukti nyata bagaimana tradisi menjaga keberlangsungan hidup. Bakti para peziarah kepada mereka yang telah tiada, secara tidak langsung memberi penghidupan bagi mereka yang masih berjuang di dunia.

Nyekar adalah wujud nyata dari ekonomi gotong royong yang berbasis budaya. Selama bakti kepada orang tua tetap dijunjung tinggi, maka rezeki bagi para pedagang kecil di sekitar makam akan terus mengalir.

​Di era modern ini, nyekar tetap kokoh bukan hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi sebagai pengingat bahwa akar budaya yang kuat adalah fondasi yang mampu menggerakkan roda ekonomi yang paling jujur​​dan menyentuh hati. (Dsy)

Post Views: 145
Tags: jelang puasa RamadhannyekarTradisi masyarakatziarah kubur
Share198SendTweet124
jatimhits

jatimhits

Related Posts

Puncak HUT ke-11, PT Metatu Nusantara Jaya (MNJ) Gelar Sholawat dan Doa untuk Kedamaian Dunia.

Puncak HUT ke-11, PT Metatu Nusantara Jaya (MNJ) Gelar Sholawat dan Doa untuk Kedamaian Dunia.

by jatimhits
June 2, 2026
0

...

Wujud Kepedulian Sesama, Majelis Ar-Rohimin Surabaya Sembelih 41 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H

Wujud Kepedulian Sesama, Majelis Ar-Rohimin Surabaya Sembelih 41 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H

by jatimhits
May 29, 2026
0

...

by jatimhits
May 18, 2026
0

...

Bulan Suci Ramadhan, Bradpitt Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Mojoagung

Bulan Suci Ramadhan, Bradpitt Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Mojoagung

by jatimhits
March 22, 2025
0

...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Perahu Penyeberangan Berpenumpang 50 Orang Hanyut di Sungai Brantas Jombang

Perahu Penyeberangan Berpenumpang 50 Orang Hanyut di Sungai Brantas Jombang

December 12, 2024
Asyik Ngobrol, Pemotor Tabrak Truk Mogok di Flyover Peterongan 1 Tewas 1 Luka

Asyik Ngobrol, Pemotor Tabrak Truk Mogok di Flyover Peterongan 1 Tewas 1 Luka

November 28, 2024
Tim Gabungan Buru Pelaku Penganiayaan di Mojosongo

Tim Gabungan Buru Pelaku Penganiayaan di Mojosongo

November 28, 2024
Turunkan covid -19 , BI Jatim beri bantuan

Bank Indonesia, BMPD dan IPEBI Jatim Sumbang Alat Terapi Oksigen ke RSUD DR. Soetomo

0
CEGAH KLUSTER KELUARGA, PEMKOT SURABAYA SIAPKAN RS DARURAT DI TIAP KELURAHAN

CEGAH KLUSTER KELUARGA, PEMKOT SURABAYA SIAPKAN RS DARURAT DI TIAP KELURAHAN

0
Busukan di Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Paket Sembako kepada Warga ‘Unregistered People’

Busukan di Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Paket Sembako kepada Warga ‘Unregistered People’

0
Perkuat Kedaulatan Rupiah di 3 Pulau Sumenep, KPwBI Bersama TNI AL Gelar Espedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Jatim 2026 dengan KRI Terapang

Perkuat Kedaulatan Rupiah di 3 Pulau Sumenep, KPwBI Bersama TNI AL Gelar Espedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Jatim 2026 dengan KRI Terapang

August 10, 2026
Perkuat Literasi Budaya Internasional dan Dorong Pencapaian SDGs, PKM Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Jalin Kerjasama Edukasi Budaya Bersama Kasetsart University Thailand

Perkuat Literasi Budaya Internasional dan Dorong Pencapaian SDGs, PKM Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Jalin Kerjasama Edukasi Budaya Bersama Kasetsart University Thailand

August 7, 2026
Bawa Misi Kebangsaan Menjaga NKRI, Khofifah Resmi Lepas 1.537 Kontingen ke Jamnas XII

Bawa Misi Kebangsaan Menjaga NKRI, Khofifah Resmi Lepas 1.537 Kontingen ke Jamnas XII

August 7, 2026
Jatim Hits

Copyright © 2021 Jatimhits.

Navigate Site

  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv

Copyright © 2021 Jatimhits.