• Latest
  • Trending
  • All
Pajak yang Kita Bayar, Jalan yang Kita Tanya

Pajak yang Kita Bayar, Jalan yang Kita Tanya

November 3, 2025
Rangkaian HUT ke 62, Golkar Jatim Gelar Bakti Sosial di Sidoarjo dan Surabaya

Rangkaian HUT ke 62, Golkar Jatim Gelar Bakti Sosial di Sidoarjo dan Surabaya

October 22, 2026
ISEF 2026: Strategi Indonesia Dorong Wastra Nusantara Tembus Pasar Modest Fashion Global

ISEF 2026: Strategi Indonesia Dorong Wastra Nusantara Tembus Pasar Modest Fashion Global

October 19, 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Lita Machfud Arifin Inisiasi Edukasi Safety Riding Bersama Jasa Raharja dan Polda Jatim

Tekan Angka Kecelakaan, Lita Machfud Arifin Inisiasi Edukasi Safety Riding Bersama Jasa Raharja dan Polda Jatim

October 16, 2026
Siap Perkuat Pasar Bisnis di Asia Tenggara,Samsung Hadirkan perangkat rumah tangga berbasis Artificial Intelligence (AI), Mulai dari AC hingga Mesin Cuci.

Siap Perkuat Pasar Bisnis di Asia Tenggara,Samsung Hadirkan perangkat rumah tangga berbasis Artificial Intelligence (AI), Mulai dari AC hingga Mesin Cuci.

October 14, 2026
Wujudkan SDGs 4, Prodi Sastra Jerman Unesa Gelar Workshop Kompetensi Interkultural di Thailand

Wujudkan SDGs 4, Prodi Sastra Jerman Unesa Gelar Workshop Kompetensi Interkultural di Thailand

October 13, 2026
IM3 Luncurkan Paket Prabayar “Istimewa” Berteknologi 5G Di Surabaya, Ada Kuota 150GB Hingga Rollover 12 Bulan

IM3 Luncurkan Paket Prabayar “Istimewa” Berteknologi 5G Di Surabaya, Ada Kuota 150GB Hingga Rollover 12 Bulan

October 13, 2026
Sinyal Positif Ekonomi Jatim: EJIF 2026 Sukses Catat Komitmen Investasi Rp2,4 T

Sinyal Positif Ekonomi Jatim: EJIF 2026 Sukses Catat Komitmen Investasi Rp2,4 T

October 4, 2026
Siapkan Generasi Muda Cerdas Finansial, BI Gandeng UNAIR Luncurkan Gerai CERDAS PeKA 

Siapkan Generasi Muda Cerdas Finansial, BI Gandeng UNAIR Luncurkan Gerai CERDAS PeKA 

October 3, 2026
Dinsos Jatim Siapkan 1.065 Pegawai Jadi Agen Perlinsos untuk Pemutakhiran Data Bansos

Dinsos Jatim Siapkan 1.065 Pegawai Jadi Agen Perlinsos untuk Pemutakhiran Data Bansos

September 29, 2026
Jejak Seabad Alat Tenun Kemplongan: Kesetiaan Layem Merawat Warisan Tenun Gedog Tuban

Jejak Seabad Alat Tenun Kemplongan: Kesetiaan Layem Merawat Warisan Tenun Gedog Tuban

September 29, 2026
Hanan Attaki Ajak Gen Z Rombak Gaya Hidup: Beralih ke Wakaf Modern Sebagai Lifestyle Baru

Hanan Attaki Ajak Gen Z Rombak Gaya Hidup: Beralih ke Wakaf Modern Sebagai Lifestyle Baru

September 29, 2026
Wakaf Fun Walk 2026, Bikin Wakaf Makin Dekat di Hati Masyarakat

Wakaf Fun Walk 2026, Bikin Wakaf Makin Dekat di Hati Masyarakat

September 29, 2026
Friday, October 23, 2026
No Result
View All Result
Jatim Hits
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv
Jatim Hits
No Result
View All Result
Home Opini Jejak Pendapat

Pajak yang Kita Bayar, Jalan yang Kita Tanya

Oleh : Riko Hardiansyah

by jatimhits
November 3, 2025
in Jejak Pendapat
Pajak yang Kita Bayar, Jalan yang Kita Tanya

Riko Hardiansyah

Share on FacebookShare on Twitter

P ajak bagi saya bukan sekadar angka di laporan keuangan, tetapi napas yang menghidupi jalan yang saya lewati, lampu yang menyala di malam hari, dan ruang publik tempat anak-anak bermain. Namun dalam praktiknya, sistem perpajakan daerah sering kali menghadapi labirin kebijakan yang rumit, salah satunya melalui opsen pajak, yakni tambahan persentase atas Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang dipungut oleh kabupaten/kota berdasarkan ketentuan pajak provinsi.

Di Sidoarjo, opsen menjadi instrumen fiskal yang penting. Ia adalah “setitik darah” dalam tubuh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menopang pembangunan infrastruktur dan layanan publik. Namun, di tengah ambisi menuju tata kelola pajak modern melalui program TaxCited Sidoarjo 2025, muncul pertanyaan reflektif apakah sistem opsen saat ini cukup adil, efisien, dan adaptif terhadap realitas sosial-ekonomi masyarakat Sidoarjo yang terus berubah? Mengapa isu opsen PKB dan BBNKB penting dibahas? Karena di wajah keadilan fiskal lokal diuji.

Data menunjukkan bahwa Sidoarjo, sebagai salah satu penyangga perekonomian utama Jawa Timur yang memberikan kontribusi besar terhadap peredaran kendaraan bermotor di provinsi ini. Namun sebagian penerimaan pajaknya tetap terhenti di provinsi. Skema opsen yang berlaku kadang menimbulkan ketimpangan fiskal vertikal antara provinsi dan kabupaten.

Sementara itu, masyarakat di tingkat bawah masih sering mengambil manfaat langsung dari pajak kendaraan yang mereka bayar. Jalan berlubang di desa, kemacetan di kota, atau pelayanan publik yang belum merata membuat sebagian warga merasa “membayar tanpa melihat hasil.”
Mendesaknya pembenahan muncul bukan untuk meniadakan opsen, tetapi untuk menatanya agar sejalan dengan semangat “Pajak Kita untuk Kita.”

Tulisan ini berangkat dari kegelisahan saya sebagai warga Sidoarjo yang ingin memahami sekaligus menawarkan refleksi, bagaimana opsen PKB dan BBNKB dapat dikelola secara lebih adil dan produktif? Saya tidak bermaksud menuding siapa pun, melainkan mengajak kita semua yakni pemerintah daerah, legislatif, pelaku usaha, dan masyarakat untuk meninjau kembali filosofi dasar pajak daerah, gotong royong fiskal untuk kesejahteraan bersama.

Secara normatif, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah memberi ruang bagi kabupaten/kota untuk memungut opsen pajak kendaraan bermotor. Tujuan mulia, memperkuat otonomi fiskal daerah. Namun praktiknya masih menghadapi paradoks.

Kabupaten seperti Sidoarjo memiliki mobilitas tinggi, menjadi jalur utama ekonomi Surabaya–Malang, tetapi penerimaan dari opsen PKB/BBNKB belum sepenuhnya mencerminkan beban fiskal akibat padatnya kendaraan di wilayah ini. Ironisnya, kerusakan jalan dan kebutuhan infrastruktur meningkat seiring volume kendaraan, namun dana yang masuk tak selalu sebanding dengan biaya pemeliharaan yang harus ditanggung daerah.

Dengan kata lain, opsen sering kali menjadi “pendapatan pasif” yang tidak elastis terhadap kebutuhan riil daerah. Program TaxCited Sidoarjo 2025 hadir sebagai langkah progresif untuk menata ulang sistem pajak daerah dengan empat pilar yakni digitalisasi layanan, edukasi wajib pajak, optimalisasi PAD, dan pelayanan prima.

Namun, di lapangan, tantangan yang dihadapi bukan hanya pada sistemnya, tetapi pada kepercayaan masyarakat. Banyak masyarakat yang belum memahami mana aliran dana opsen mereka bermuara. Transparansi menjadi kunci. Jika melihat masyarakat jalan-jalan diperbaiki dari dana pajak kendaraan mereka, maka akan tumbuh secara organik.

Digitalisasi melalui sistem E-Billing, E-SPTPD, hingga dashboard real-time adalah jawaban strategi untuk mengurangi kebocoran dan meningkatkan akuntabilitas.

Tetapi, teknologi tanpa edukasi hanyalah alat kosong. Maka, literasi fiskal harus tumbuh dibarengi dengan inovasi digital, agar masyarakat tidak hanya membayar, tetapi juga memahami dan mengawasi.

Saya teringat sebuah ironi sederhana. Di satu sisi, warga kota dengan kendaraan mewah membayar pajak yang persentasenya sama dengan pengendara motor tua di desa. Padahal, dampak sosial-ekonomi mereka berbeda jauh. Kebijakan tersebut memerlukan keberpihakan yang lebih progresif misalnya melalui skema tarif bertingkat berdasarkan kapasitas mesin atau tingkat emisi karbon, sejalan dengan semangat pajak hijau (green tax) yang mulai diterapkan di beberapa daerah. Dengan demikian, pajak bukan hanya alat fiskal, tetapi juga alat moral yang menumbuhkan kesadaran lingkungan dan keadilan sosial.

TaxCited bukan sekadar program digitalisasi, ia adalah simbol transisi budaya birokrasi Sidoarjo menuju keterbukaan. Melalui Sistem Informasi Geografis (GIS) Pajak, potensi data kendaraan dan objek pajak dapat disimpan secara akurat. Dengan demikian, opsen PKB dan BBNKB bisa lebih tepat sasaran, tidak lagi sekedar “pungutan administratif,” melainkan instrumen pembangunan berbasis data.

Jika sistem ini terintegrasi lintas instansi (Bapenda, BPN, Samsat, hingga perizinan usaha), maka setiap rupiah dari opsen bisa ditelusuri dan dipertanggungjawabkan. Pada titik ini, keadilan fiskal bukan lagi wacana, melainkan praktik nyata.

Sebagai warga Sidoarjo, saya percaya pajak bukan beban, melainkan bentuk cinta kita di daerah. Namun cinta itu perlu arah dan tata. Opsen PKB dan BBNKB adalah potensi besar yang bisa menjadi sumber keadilan fiskal, asalkan dikelola dengan prinsip transparansi, partisipasi, dan inovasi.

Kita tidak sedang berbicara tentang angka semata, tetapi tentang kepercayaan. Tentang bagaimana masyarakat mau membayar, karena yakin uangnya kembali dalam bentuk jalan yang mulus, udara yang bersih, dan layanan publik yang cepat.

Jika TaxCited 2025 menjadi jembatan antara sistem digital dan kesadaran moral warga, maka opsen bukan lagi sekadar potongan pajak, melainkan simbol gotong royong modern. Rakyat membayar bukan karena takut sanksi, tapi karena mencintai daerahnya.

Maka, izinkan saya menutup dengan ajakan sederhana. Mari kita rawat pajak seperti kita merawat rumah sendiri. Karena pada akhirnya, pajak daerah bukan tentang pemerintah yang memungut, tetapi tentang kita yang membangun bersama, dari, dan untuk Sidoarjo.

Post Views: 188
Tags: Kabupaten SidoarjoPajakPajak kendaraan bermotorRiko HardiansyahTaxCited Sidoarjo 2025
Share200SendTweet125
jatimhits

jatimhits

Related Posts

No Content Available
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Perahu Penyeberangan Berpenumpang 50 Orang Hanyut di Sungai Brantas Jombang

Perahu Penyeberangan Berpenumpang 50 Orang Hanyut di Sungai Brantas Jombang

December 12, 2024
Asyik Ngobrol, Pemotor Tabrak Truk Mogok di Flyover Peterongan 1 Tewas 1 Luka

Asyik Ngobrol, Pemotor Tabrak Truk Mogok di Flyover Peterongan 1 Tewas 1 Luka

November 28, 2024
Tim Gabungan Buru Pelaku Penganiayaan di Mojosongo

Tim Gabungan Buru Pelaku Penganiayaan di Mojosongo

November 28, 2024
Turunkan covid -19 , BI Jatim beri bantuan

Bank Indonesia, BMPD dan IPEBI Jatim Sumbang Alat Terapi Oksigen ke RSUD DR. Soetomo

0
CEGAH KLUSTER KELUARGA, PEMKOT SURABAYA SIAPKAN RS DARURAT DI TIAP KELURAHAN

CEGAH KLUSTER KELUARGA, PEMKOT SURABAYA SIAPKAN RS DARURAT DI TIAP KELURAHAN

0
Busukan di Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Paket Sembako kepada Warga ‘Unregistered People’

Busukan di Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Paket Sembako kepada Warga ‘Unregistered People’

0
Rangkaian HUT ke 62, Golkar Jatim Gelar Bakti Sosial di Sidoarjo dan Surabaya

Rangkaian HUT ke 62, Golkar Jatim Gelar Bakti Sosial di Sidoarjo dan Surabaya

October 22, 2026
ISEF 2026: Strategi Indonesia Dorong Wastra Nusantara Tembus Pasar Modest Fashion Global

ISEF 2026: Strategi Indonesia Dorong Wastra Nusantara Tembus Pasar Modest Fashion Global

October 19, 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Lita Machfud Arifin Inisiasi Edukasi Safety Riding Bersama Jasa Raharja dan Polda Jatim

Tekan Angka Kecelakaan, Lita Machfud Arifin Inisiasi Edukasi Safety Riding Bersama Jasa Raharja dan Polda Jatim

October 16, 2026
Jatim Hits

Copyright © 2021 Jatimhits.

Navigate Site

  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv

Copyright © 2021 Jatimhits.