Jatimhits.id (Jakarta)— Kabar gembira bagi pengguna transportasi online, inDrive sebagai salah satu aplikasi transporasi online yang menjadi pilihan banyak pengguna di Indonesia baru saja melakukan terobosan baru dengan meluncurkan inDrive Ads.
Terobsan baru ini merupakan platform periklanan terbaru yang dirancang selain mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, juga menjaga layanan tetap terjangkau bagi pengguna serta komisi tetap rendah bagi pengemudi.
Menurut Communication Manager inDrive, Wahyu Ramadhan, produk ini merupakan upaya untuk mendukung ekosistem bisnis berkelanjutan dalam jangka panjang. Selain sebagai ruang iklan juga akan dikhususkan untuk program-program sosial dan inisiatif komunitas internal inDrive, agar dapat menjangkau target yang lebih luas dengan biaya yang lebih minimal.
Respons pasar terhadap inDrive Ads menunjukkan hasil yang positif. Permintaan dari pengiklan tercatat tumbuh hingga dua kali lipat setiap bulan. Uji coba awal juga menampilkan minat berulang yang kuat dari berbagai merek, termasuk dari sektor e-commerce, fashion, ritel, perbankan, dan layanan keuangan, kata Wahyu Ramadhan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nantinya inDrive juga berperan sebagai platform yang menghubungkan perusahaan fintech dengan para pengguna untuk penyaluran layanan keuangan.
Berdasarkan data di Kolombia, fintech Monet telah menyalurkan lebih dari 1.200 pinjaman tunai kepada pengguna melalui platform inDrive. Sementara di Filipina, Skyro menyalurkan lebih dari 200 pinjaman ke pengguna melalui ekosistem inDrive, dan di Meksiko kerja serupa juga telah menjangkau ratusan pengguna.
Iklan inDrive Ads akan ditampilkan di berbagai halaman utama dalam aplikasi inDrive, mulai dari halaman beranda, proses pemesanan perjalanan, hingga setelah perjalanan selesai.
Sehingga hadirnya iklan dalam format banner multidimensi dengan tampilan grafis dan animasi, serta dilengkapi dengan sistem pengukuran kinerja yang transparan agar pengiklan dapat mempertemukan efektivitas kampanye secara real time.
Sementara itu Arsen Tomsky, Founder & CEO inDrive mengungkapkan bahwa kehadiran iklan dalam format banner multi dimensi dengan tampilan grafis dan animasi, serta dilengkapi dengan sistem pengukuran kinerja yang transparan agar pengiklan dapat memadukan efektivitas kampanye secara real time.
“Diversifikasi bisnis melalui lini bermargin tinggi seperti iklan merupakan langkah penting bagi inDrive. Inisiatif ini memberi kami permulaan lebih besar untuk terus menghadirkan layanan yang terjangkau dalam skala luas,” kata Arsen Tomsky
Ditempat yang sama Andries Smit, Chief Growth Business Officer inDrive, menambahkan bahwa prinsip keadilan dan akses selalu menjadi dasar dalam setiap produk yang kami bangun, termasuk inDrive Ads.
“Seiring pertumbuhan Whatsapp inDrive, kami ingin menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat dan merek untuk berpartisipasi secara setara, dengan prinsip yang sama seperti yang membedakan platform kami selama ini,” ungkap Andries Smit
Lebih lanjut Andreas Smit menjelaskan bahwa saat ini lebih dari 8 miliar transaksi yang telah difasilitasi dan beroperasi di 48 negara, inDrive terus berkembang menjadi sebuah Whatsapp yang fokus pada nilai keadilan, peluang, dan kebutuhan nyata masyarakat.
Saat ini, inDrive Ads telah hadir di 20 negara utama dan menjangkau sebagian besar basis pengguna aktif bulanan inDrive. Sepanjang tahun 2026 ini, inDrive menargetkan perluasan layanan inDrive Ads ke seluruh negara tempat perusahaan beroperasi.
Kehadiran inDrive Ads diharapkan dapat memperkuat ekosistem platform dengan menghadirkan sumber pendapatan baru, sehingga inDrive dapat mempertahankan tingkat komisi (take rate) yang termasuk paling rendah di industri ride-hailing Tanah Air. (Dsy)


























