Perkuat Kedaulatan Rupiah di 3 Pulau Sumenep, KPwBI Bersama TNI AL Gelar Espedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Jatim 2026 dengan KRI Terapang
Perkuat Literasi Budaya Internasional dan Dorong Pencapaian SDGs, PKM Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Jalin Kerjasama Edukasi Budaya Bersama Kasetsart University Thailand
Bawa Misi Kebangsaan Menjaga NKRI, Khofifah Resmi Lepas 1.537 Kontingen ke Jamnas XII
Demokrat Jatim Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, Struktur Partai hingga Anak Ranting Jadi Prioritas
Khofifah Ingatkan Agar Masyarakat Agar mengibarkan Bendera Merah Putih Selama Bulan Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.
Buka Ruang Dialog, ESDM Jatim Tekankan Pentingnya Izin Legal dan Tata Kelola Berkelanjutan Bagi Pengusaha Tambang
Fikri Gunadi Ungkap Rahasia Kenikmatan Cita Rasa Secangkir Kopi di Java Coffee and Flavors Festival 2026
Business Matching JCFF 2026 Pikat Buyer Mancanegara, Kopi Nusantara Siap Perluas Pasar Ekspor
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya Bakal Jadi Venue Ajang Piala Presiden 2026
Lewat Java Coffee and Flavors Fest (JCFF) 2026, BI Jatim Angkat Potensi Kopi Nusantara
Dituduh “Prank” Donasi di Griya Lansia Malang, Founder BIP Tegaskan: Kami tidak pernah Membatalkan!
Sukses Pikat Pengunjung, Ciputra World Jadi Saksi Kreativitas Pameran Kopi dan Ekraf 2026

Unusa Deklarasi Jadi Kampus Bebas Sampah Plastik, Siap  Produksi Air Minum Sendiri

Menurut Rektor Unusa Prof Dr Ir Achmad Jazidie.MEng, deklarasi ini
dilakukan karena saat ini Indonesia masih memiliki permasalahan besar yang belum terselesaikan terkait sampah plastik.
“Indonesia termasuk produsen sampah plastik terbesar nomor dua di dunia. Sehingga sekecil apapun yang kita  ini sebagai bentuk konkret dari komitmen kita adalah Unusa bebas dari sampah plastik, ” kata Prof Jazidie saat ditemui dihalaman Unusa Kampus  B Jemursari Surabaya.
Lebih lanjut Prof Jazidie juga menjelaskan bahwa Unusa berkomitmen terlibat dalam menjaga lingkungan, hal ini sesuai dengan tema 1 Abad NU yaitu “Merawat Jagat, Membangun Peradaban”
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa langkah menuju kampus bebas sampah plastik itu akan dilakukan Unusa yaitu dengan menyediakan galon isi Ulang di beberapa titik di kampus Unusa. Sehingga seluruh civitas akademika Unusa cukup membawa tumbler dari rumah dan jika habis bisa mengisi ulang dari galon yang disediakan. Jadi perlu lagi membawa minuman dalam kemasan botol plastik.
Selain itu,  Unusa juga melakukan berbagai terobosan lainnya yaitu meluncurkan mesin penjernih air dimana nantinya Unusa bakal memproduksi air bersih sendiri yang diberi nama Unusa Water.
20240704 084532
Unusa Water siap memenuhi kebutuhan air minum di kampus Unusa dan diberbagai pondok pesantren
Unusa Water ini merupakan hasil inovasi dari Center for Environmental Health of Pesantren (CEHP) Unusa. Selain untuk memenuhi kebutuhan air minum di kampus Unusa, Unusa  Water ini juga akan di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di pondok pesantren.
“Unusa water sudah di teliti oleh ahli gizi dan kedokteran Unusa yang tergabung dalam CEHP. Dan hasilnya air minum ini layak untuk dikonsumsi serta bagus untuk tubuh, ” ujar Prof Jazidie.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa menyediakan air galon merupakan salah satu bagian mendukung komitmen yang dilakukan Unusa terbebas dari sampah plastik. (Deasy)

Related Posts