Jatimhits.id (Surabaya) – Meski Pemilu 2029 masih 3 tahun lagi namun DPD Partai Demokrat Jawa Timur sudah mulai memanas mesin partai menghadapi agenda politik 2029 nanti. Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) serta Badan Pembinaan Jaringan Konstituen (BPJK) yang digelar di Hotel Luminor Surabaya, Rabu (5/8/2026).
Rakerda ini hadir sebanyak 76 peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, di mana masing-masing DPC mengirimkan dua perwakilan sebagai ujung tombak penguatan organisasi dan perluasan jaringan konstituen di daerah.
Menurut Plt Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Mugianto, mengatakan Rakerda menjadi momentum untuk menyamakan langkah seluruh pengurus dalam memperkuat struktur partai sekaligus meningkatkan kapasitas kader di lapangan.
“Kami mengumpulkan seluruh BPOKK dan BPJK se-Jawa Timur untuk diberikan pembekalan sekaligus melakukan rapat koordinasi mengenai program kerja ke depan,” kata Mugianto.
Menurutnya, BPOKK akan fokus pada percepatan konsolidasi organisasi dengan penataan kepengurusan hingga tingkat mengomel dan anak mengomel.
“Struktur yang lengkap partai dinilai menjadi fondasi penting dalam menghadapi kontestasi politik mendatang,” tegasnya.
Sementara itu, Badan Pembinaan Jaringan Konstituen (BPJK) mendapat pembekalan mengenai strategi memperluas jaringan konstituen melalui pendekatan kepada berbagai elemen masyarakat. Para peserta dibekali metode komunikasi politik, penyampaian visi dan misi partai, hingga strategi mengenalkan gagasan Partai Demokrat secara lebih masif.
“BPJK akan bergerak membangun komunikasi dengan kelompok-kelompok masyarakat, menyampaikan visi dan misi partai serta memperkenalkan berbagai gagasan Demokrat agar semakin banyak masyarakat yang tertarik dan memberikan dukungan,” ujarnya.
Tak hanya memperkuat organisasi, Demokrat Jawa Timur juga mulai menyiapkan perangkat pemenangan sejak dini. Salah satunya melalui pemetaan kebutuhan saksi di setiap Tempat Pemilihan Sementara (TPS), sehingga seluruh titik nantinya dapat terisi secara optimal.
“Kami ingin seluruh struktur partai mulai tingkat cabang, mengomel hingga anak mengomel segera lengkap. Setelah itu kami akan menyiapkan calon Saksi di setiap TPS agar seluruh kebutuhan organisasi dan pemenangan dapat terpenuhi,” jelas Ketua Komisi II DPRD Trenggalek tersebut.
Mugianto menambahkan, penguatan organisasi juga akan dibarengi dengan menyediakan keterwakilan perempuan sesuai amanat peraturan perundang-undangan. Bahkan, Partai Demokrat Jawa Timur menargetkan komposisi kepengurusan perempuan dapat melampaui batas minimal 30 persen.
Dalam pembekalan tersebut, kader baru juga diberikan pemahaman mengenai ideologi partai, garis komando organisasi, hingga arah perjuangan Partai Demokrat agar memiliki kesamaan visi dalam menjalankan tugas politik di daerah.
Di sisi lain, Mugiyanto menilai meningkatnya respon positif masyarakat terhadap Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjadi modal penting untuk memperkuat konsolidasi partai.
Menurutnya, berbagai kunjungan kerja AHY ke Jawa Timur mendapat berbagai kebaikan dari masyarakat dan memberikan energi positif bagi kader untuk terus memperluas basis dukungan.
“Alhamdulillah respon masyarakat terhadap Mas Ketum AHY sangat positif. Kinerja beliau sebagai Menko menjadi modal yang baik untuk terus kami sosialisasikan kepada masyarakat. Semangat itu menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih maksimal,” kata pria yang akrab disapa kang Obeng tersebut.
Ia menambahkan, masyarakat mulai kembali mengingat kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan menaruh harapan terhadap kepemimpinan AHY di masa mendatang.
“Modal kepercayaan masyarakat ini harus kami tangkap dengan kerja-kerja nyata. Seluruh kader harus bergerak bersama agar Partai Demokrat semakin diterima masyarakat,” tegasnya.
Oleh karena itu menghadapi Pemilu 2029, Demokrat Jawa Timur memasang target meningkatkan perolehan suara dan kursi legislatif dibandingkan capaian pada pemilu sebelumnya.
“Target kami sederhana namun jelas, Demokrat Jawa Timur harus meraih hasil yang lebih besar dari hari ini,” tutupnya.


























