Berebut Arah Kepemimpinan DPD Partai Demokrat Jatim, Musda dan Suara 38 DPC Kabupaten/Kota Jadi Penentu Utama 
GIIAS 2026 Dobrak Pasar Mobil Listrik Keluarga, BYD M6 Kenalkan Teknologi  Canggih EV & DM Mulai Rp 403 Juta
Semarakkan HUT RI, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Sekaligus Serap Aspirasi Warga
Bank Indonesia Gelar KKI 2026: Dorong Lebih dari 1.800 UMKM Bangkit dan Berdaya Saing
Tancap Gas! Emil Dardak Siap Bertarung All Out di Musda VII Demokrat Jatim
Fendy Febianto Ahmad Mahasiswa Fakultas Tehnik Eletro Untag Surabaya Ciptakan Alarm Pintar Cegah Motor  Over Heat
Pasca-Karhutla Bromo Padam, Emil Dardak Tegaskan Pentingnya Pencegahan dan Kesiapan Pemadaman
Apresiasi Pejuang Bangsa, inDrive Gulirkan Program “Jasa Tak Berbayar” untuk Para Veteran
76 Anggota Paskibraka Jatim 2026 Siap Kibarkan Merah Putih di Grahadi
Perkuat Kedaulatan Rupiah di 3 Pulau Sumenep, KPwBI Bersama TNI AL Gelar Espedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Jatim 2026 dengan KRI Terapang
Perkuat Literasi Budaya Internasional dan Dorong Pencapaian SDGs, PKM Pendidikan Bahasa Jerman UNESA Jalin Kerjasama Edukasi Budaya Bersama Kasetsart University Thailand
Bawa Misi Kebangsaan Menjaga NKRI, Khofifah Resmi Lepas 1.537 Kontingen ke Jamnas XII

Selama Bulan Ramadhan 2023 Kejahatan di Jatim Meningkat,  Kasus Judi naik 677%

 

Jatimhits.id (Surabaya)– Jelang Hari Raya Idul Fitri atau selama bulan Ramadhan 2023, angka kejahatan di Jawa Timur seperti Curat, Curanmor, Judi dan Narkoba meningkat tajam pada periode bulan Februari hingga Maret 2023. Bahkan kasus kejahatan judi naik hingga 677%

Hal ini di sampaikan Kapolda Jatim Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Toni Harmanto saat pengadakan pertemuaan acara silahturahmi bersama Forkopimda Jatim dan Kabupaten/Kota di gedung Negara Grahadi. Selasa (11/4/2023).

Dalam paparannya, mantan Wakapolda Jatim ini menerangkan bahwa ada 4 kasus kejahatan yang meningkat, yaitu kejahatan curat pada bulan Februari ada 516 kasus dan bulan Maret menjadi  524 kasus atau mengalami kenaikan 2%. Untuk kasus curanmor bulan Februari ada 149 kasus  menjadi 185 kasus di bulan Maret atau naik 24%. Sedangkan untuk kasus Narkoba  hanya ada kenaikan 26% dari  377 kasus di bulan Februari menjadi  475 kasus di bulan Maret. Yang paling mengejutkan justru kasus judi yang meningkat signifikan hingga 677% dari 39 kasus naik menjadi 303 kasus.

“Tadi terlihat angka judi ini bulan ramadan tangkapan kita juga besar. Kenaikannya  drastis, kemudian kasus curat dan curanmor ini memang berpotensi dengan latar belakang berkaiatan dengan masalah ekonomi mereka mencari kebutuhan ini yang patut kami waspadai,” tegas Toni usai melakukan acara pertemuan silahturahmi dengan Forkopimda Jatim.

Lebih lanjut Toni mengatakan bahwa meski indeks kejahatan cenderung ada kenaikan, namun situasi kamtibmas di Jatim masih kondusif menjelang lebaran tahun 2023. Pihak Kepolisian akan terus berupaya untuk menekan angka kejahatan menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti.

Dalam kesempatan itu, Toni juga menyampaikan terkait persiapan melakukan pengamanan saat momen lebaran nanti. Pihaknya telah memetakan sejumlh spot central untuk dilakukan pengamanan ekstra.

“Pelabuhan, bandara, tempat wisata dan yang lain akan jadi sasaran mudik, itu menjadi prioritas pengamanan kita. Sama, jalan tol kita pasangi CCTV di KM tertentu dan bisa dipantau lewat Command Centre,” ungkap Toni. (Deasy)

 

 

Related Posts