• Latest
  • Trending
  • All
Program PEGAS Jember Berhasil Perbaiki Status Gizi 90,12% Balita Stunting

Program PEGAS Jember Berhasil Perbaiki Status Gizi 90,12% Balita Stunting

January 30, 2026
Tahun 2025 Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,33%, BI Jawa Timur Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2026 Terjaga

Tahun 2025 Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,33%, BI Jawa Timur Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2026 Terjaga

February 11, 2026
Kolaborasi AJP dan Dinas Pendidikan Jatim Hadirkan Saresehan Pelajar Jatim 2026, Siap Tingkatkan Kreatifitas Menulis, Komunikasi dan Percaya Diri Gen Z

Kolaborasi AJP dan Dinas Pendidikan Jatim Hadirkan Saresehan Pelajar Jatim 2026, Siap Tingkatkan Kreatifitas Menulis, Komunikasi dan Percaya Diri Gen Z

February 5, 2026
inDrive Ads Siap Jadi Sumber Pendapatan Baru untuk Perkuat Ekosistem Ride-Hailing

inDrive Ads Siap Jadi Sumber Pendapatan Baru untuk Perkuat Ekosistem Ride-Hailing

January 29, 2026
Antisipasi Super Flu, Pemkot Surabaya Keluarkan SE Kewaspadaan Dini

Antisipasi Super Flu, Pemkot Surabaya Keluarkan SE Kewaspadaan Dini

January 27, 2026
Jatim Siap Jadi Pionir Talent DNA Nasional melalui Penguatan Pendidikan Berbasis Potensi Peserta Didik

Jatim Siap Jadi Pionir Talent DNA Nasional melalui Penguatan Pendidikan Berbasis Potensi Peserta Didik

January 27, 2026
Perkuat Riset Interdisipliner, ITS Hadirkan Ilmuwan Influence Bagus Muljadi

Perkuat Riset Interdisipliner, ITS Hadirkan Ilmuwan Influence Bagus Muljadi

January 24, 2026
HUT ke-53 PDI Perjuangan: DPC Surabaya Perkuat Konsolidasi Internal Menuju Pemilu 2029, Targetkan15 Kursi DPRD Kota

HUT ke-53 PDI Perjuangan: DPC Surabaya Perkuat Konsolidasi Internal Menuju Pemilu 2029, Targetkan15 Kursi DPRD Kota

January 12, 2026
Gercep, BPBD Langsung Atasi Dampak Angin Puting Beliung di Bandara Juanda

Gercep, BPBD Langsung Atasi Dampak Angin Puting Beliung di Bandara Juanda

January 10, 2026
Cuaca Ekstrem : Angin Puting Terjang Bandara Juanda Terminal T1, Puluhan Kendaraan Rusak Tertimpa Pohon

Cuaca Ekstrem : Angin Puting Terjang Bandara Juanda Terminal T1, Puluhan Kendaraan Rusak Tertimpa Pohon

January 9, 2026
BNN Ringkus 4 WNI Tersangka Narkoba Jaringan International Liquid Vape di  Ancol

BNN Ringkus 4 WNI Tersangka Narkoba Jaringan International Liquid Vape di  Ancol

January 9, 2026
BNN Ungkap Sindikat Narkoba Jenis Baru: Liquid Vape dan Happy Water 

BNN Ungkap Sindikat Narkoba Jenis Baru: Liquid Vape dan Happy Water 

January 9, 2026
Libur Nataru 2025-2026, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 967 Ribu Orang

Libur Nataru 2025-2026, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 967 Ribu Orang

January 7, 2026
Thursday, February 12, 2026
No Result
View All Result
Jatim Hits
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv
Jatim Hits
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Program PEGAS Jember Berhasil Perbaiki Status Gizi 90,12% Balita Stunting

by jatimhits
January 30, 2026
in Kesehatan
Program PEGAS Jember Berhasil Perbaiki Status Gizi 90,12% Balita Stunting
Share on FacebookShare on Twitter

Jatimhits.id (Jember) – Program Pemantauan Gizi Anak Stunting (PEGAS) di Kabupaten Jember berhasil mencatatkan capaian positif.

Program yang dilaksanakan selama tiga bulan ini berhasil menurunkan angka stunting sebesar 16,05 persen dari total 81 balita peserta. Selain itu, sebanyak 74,07 persen balita mengalami peningkatan status gizi secara signifikan, sementara 9,9 persen balita lainnya masih memerlukan pendampingan lanjutan untuk mencapai kondisi gizi yang optimal.

Program PEGAS mulai dilaksanakan pada Agustus 2025 dengan melibatkan 18 Puskesmas di wilayah Kabupaten Jember. Program Sasaran adalah balita usia 0–57 bulan yang mengalami stunting tanpa kelainan bawaan maupun infeksi kronis, seperti tuberkulosis, serta telah melalui proses skrining di Puskesmas.

Intervensi utama dalam program ini berupa pemberian Pangan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) secara gratis, pemantauan rutin setiap dua minggu, serta pendampingan klinis oleh tim Dokter Spesialis Anak (DSA). Pelaksanaan program ini juga didampingi oleh tiga DSA, yaitu dr. Nurul Ima Suciwiyati, Sp.A (RSD dr. Soebandi), dr. Natalia Kristianti Nugraheni, Sp.A (RSD Balung), dan dr. Mega Nur Purbo, Sp.A (RSD Kalisat).

PKMK yang digunakan dalam Program PEGAS telah memenuhi standar PerBPOM No. 24 Tahun 2020 dengan spesifikasi unggul, diantaranya kepadatan energi 1,01 kkal/ml dan Protein Energy Ratio (PER) sebesar 10,4 persen. Produk ini telah terbukti secara klinis pada populasi anak Indonesia dan terpublikasi secara internasional mampu meningkatkan berat dan tinggi badan anak setelah tiga bulan pemakaian pada populasi anak dengan malnutrisi.

Untuk memastikan efektivitas intervensi, program ini dilengkapi dengan pemantauan dan pengukuran rutin setiap dua minggu. Selain itu, pendampingan klinis dilakukan melalui metode telemedicine oleh tim DSA di seluruh rumah sakit daerah di Kabupaten Jember. Melalui mekanisme ini, tenaga Puskesmas dapat berpikir dan berkonsultasi secara berani dengan tim spesialis guna mengoptimalkan intervensi gizi sekaligus memperkuat edukasi berkelanjutan kepada orang tua.

Salah satu anggota tim DSA, dr. Nurul Ima Suciwiyati, Sp.A, menekankan bahwa stunting merupakan permasalahan multidimensi yang memerlukan pendekatan menyeluruh.

“Stunting memiliki faktor risiko yang beragam, sehingga penanganannya tidak hanya terfokus pada gizi saja, namun juga mencakup aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Deteksi dini sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan menjadi kunci utama pencegahan dan penanganan stunting,” ujarnya.

Salah satu pembelajaran penting dari Program PEGAS di Jember adalah efektivitas pemberian PKMK sebagai intervensi gizi yang terpersonalisasi dan didukung oleh pendampingan intensif dari DSA. PKMK diberikan secara terstruktur selama tiga bulan, dengan penyesuaian dosis dan frekuensi berdasarkan toleransi masing-masing anak.

Strategi pemberian PKMK juga dirancang secara adaptif untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi. PKMK disajikan dalam berbagai bentuk, seperti susu, puding, es lilin, kue, hingga cendol. Variasi bentuk penyajian ini bertujuan meningkatkan penerimaan anak terhadap intervensi gizi yang diberikan sehingga hasil yang dicapai lebih optimal.

Seperti diketahui, stunting merupakan permasalahan yang tidak hanya berkaitan dengan status gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor kesehatan dan sosial-ekonomi. Oleh karena itu, pendekatan penanganan dalam Program PEGAS juga mencakup penguatan pola makan keluarga, dukungan pola asuh, penerapan gaya hidup sehat, hingga edukasi terkait pencegahan pernikahan dini.

IMG 20260130 WA0000Metode telemedicine yang diterapkan dalam program ini terbukti efektif, khususnya dalam pendampingan kasus stunting berat dan gizi kurang. Hasilnya, sebanyak 90,12 persen anak peserta menunjukkan perbaikan status gizi selama periode program berlangsung.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Rachman Hidayat, S.Sos, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan pelaksanaan Program PEGAS dalam sesi penutupan program pada Selasa, 16 Desember 2025. Ia menilai program kolaboratif antara Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dengan berbagai sektor, termasuk sektor swasta, telah berkontribusi nyata dalam percepatan pencapaian zero stunting.

“Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi gizi yang tepat sasaran, terpantau, dan berkesinambungan mampu memberikan dampak nyata terhadap perbaikan status gizi anak stunting. Ini menjadi bukti bahwa upaya penanganan stunting harus dilakukan secara serius, terstruktur, dan kolaboratif,” ujar Rachman Hidayat.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan Program PEGAS sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, dalam upaya penurunan stunting dan perbaikan kualitas gizi masyarakat menjadi program prioritas.

Capaian positif ini menjadi semakin relevan dalam menyongsong Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap 25 Januari. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas gizi anak sejak dini. Keberhasilan Program PEGAS di Jember menunjukkan bahwa peringatan Hari Gizi Nasional tidak sekedar sekedar seremonial, namun dapat dimaknai sebagai mengingatkan pentingnya implementasi program gizi yang nyata, terukur, dan berkelanjutan di tingkat daerah.

Lebih lanjut, Rachman Hidayat menegaskan bahwa kolaborasi antara orang tua pasien, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan sektor swasta merupakan kunci utama percepatan penanganan stunting. Ia berharap keberhasilan Program PEGAS di Kabupaten Jember dapat menjadi model intervensi gizi terarah yang dapat diterima dan dikembangkan di daerah lain sebagai bagian dari upaya kolektif menurunkan angka stunting di Indonesia. (Dsy)

 

Post Views: 29
Tags: Kabupaten JemberProgram Pemantauan Gizi Anak Stunting (PEGAS)
Share199SendTweet124
jatimhits

jatimhits

Related Posts

Misi Kemanusian, UNUSA Kirim Tenaga Medis ke Aceh , Fokus Jaga Kesehatan Kelompok Rentan

Misi Kemanusian, UNUSA Kirim Tenaga Medis ke Aceh , Fokus Jaga Kesehatan Kelompok Rentan

by jatimhits
December 22, 2025
0

...

Ancaman Serius Pernikahan Dini, Masa Depan Remaja Dalam Bahaya

Ancaman Serius Pernikahan Dini, Masa Depan Remaja Dalam Bahaya

by jatimhits
November 17, 2025
0

...

Menuju Indonesia Emas 2045, IBI Jatim Siap Ajak Bidan Tingkatkan Profesionalisme

Menuju Indonesia Emas 2045, IBI Jatim Siap Ajak Bidan Tingkatkan Profesionalisme

by jatimhits
July 1, 2025
0

...

Terobosan Baru Terapi Kanker: Unusa Kembangkan Tehnologi BNCT untuk Indonesia

Terobosan Baru Terapi Kanker: Unusa Kembangkan Tehnologi BNCT untuk Indonesia

by jatimhits
June 19, 2025
0

...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Perahu Penyeberangan Berpenumpang 50 Orang Hanyut di Sungai Brantas Jombang

Perahu Penyeberangan Berpenumpang 50 Orang Hanyut di Sungai Brantas Jombang

December 12, 2024
Asyik Ngobrol, Pemotor Tabrak Truk Mogok di Flyover Peterongan 1 Tewas 1 Luka

Asyik Ngobrol, Pemotor Tabrak Truk Mogok di Flyover Peterongan 1 Tewas 1 Luka

November 28, 2024
Tim Gabungan Buru Pelaku Penganiayaan di Mojosongo

Tim Gabungan Buru Pelaku Penganiayaan di Mojosongo

November 28, 2024
Turunkan covid -19 , BI Jatim beri bantuan

Bank Indonesia, BMPD dan IPEBI Jatim Sumbang Alat Terapi Oksigen ke RSUD DR. Soetomo

0
CEGAH KLUSTER KELUARGA, PEMKOT SURABAYA SIAPKAN RS DARURAT DI TIAP KELURAHAN

CEGAH KLUSTER KELUARGA, PEMKOT SURABAYA SIAPKAN RS DARURAT DI TIAP KELURAHAN

0
Busukan di Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Paket Sembako kepada Warga ‘Unregistered People’

Busukan di Kampung 1001 Malam Dupak, Gubernur Khofifah Bagi 250 Paket Sembako kepada Warga ‘Unregistered People’

0
Tahun 2025 Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,33%, BI Jawa Timur Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2026 Terjaga

Tahun 2025 Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,33%, BI Jawa Timur Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2026 Terjaga

February 11, 2026
Kolaborasi AJP dan Dinas Pendidikan Jatim Hadirkan Saresehan Pelajar Jatim 2026, Siap Tingkatkan Kreatifitas Menulis, Komunikasi dan Percaya Diri Gen Z

Kolaborasi AJP dan Dinas Pendidikan Jatim Hadirkan Saresehan Pelajar Jatim 2026, Siap Tingkatkan Kreatifitas Menulis, Komunikasi dan Percaya Diri Gen Z

February 5, 2026
Program PEGAS Jember Berhasil Perbaiki Status Gizi 90,12% Balita Stunting

Program PEGAS Jember Berhasil Perbaiki Status Gizi 90,12% Balita Stunting

January 30, 2026
Jatim Hits

Copyright © 2021 Jatimhits.

Navigate Site

  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
  • Tragedi
    • Kriminal
  • Etalase
  • Inspirasi Tokoh
    • Sepenggal Cerita
  • Nusantara
  • TV
  • Adv

Copyright © 2021 Jatimhits.